<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874</id><updated>2011-09-12T20:16:17.950+07:00</updated><category term='Iqro 14'/><category term='Iqro 31'/><category term='Iqro 21'/><category term='Iqro 5'/><category term='Iqro 16'/><category term='Iqro 28'/><category term='Iqro 3'/><category term='Iqro 18'/><category term='Iqro 13'/><category term='Iqro 23'/><category term='Iqro 33'/><category term='Iqro 7'/><category term='Iqro 26'/><category term='Iqro 11'/><category term='Iqro 8'/><category term='Iqro 32'/><category term='Iqro 19'/><category term='Iqro 10'/><category term='Iqro 15'/><category term='Iqro 2'/><category term='Iqro 29'/><category term='Iqro 4'/><category term='Iqro 20'/><category term='Iqro 25'/><category term='Iqro 12'/><category term='Iqro 30'/><category term='Iqro 24'/><category term='Iqro 1'/><category term='Iqro 6'/><category term='Iqro 34'/><category term='Iqro 17'/><category term='Iqro 27'/><category term='Iqro 9'/><category term='Iqro 22'/><title type='text'>Catatan Kecil "Jalan Iqro" Fadiel Aburafa</title><subtitle type='html'>"Orang-orang yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti yang lebih baiknya, itulah orang-orang yang ALLAH tunjuki, dan itulah orang-orang yang memiliki AKAL SEHAT." [Al Qur'an Surat 39 Ayat18]</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>34</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-6633970254571382909</id><published>2010-12-16T13:22:00.003+07:00</published><updated>2010-12-16T13:27:41.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 34'/><title type='text'>Makna AL HIKMAH “Yang Terbatasi” Penafsiran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TQmwVlRV26I/AAAAAAAAAVk/Wedok2p6xn0/s1600/Pasir%2BIqro.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 128px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TQmwVlRV26I/AAAAAAAAAVk/Wedok2p6xn0/s200/Pasir%2BIqro.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551161900539435938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Al Hikmah adalah suatu karunia besar yang diberikan ALLAH SWT kepada Makhluk-NYA yang DIA pilih. Namun ketika al HIKMAH dimaknakan SEBATAS apa yang dikatakan Hadits (sunnah) Shohih dari Nabi Muhammad SAW yang termaktub dalam beberapa kitab yang baru dikumpulkan berdasarkan hafalan (sekira dua ratus tahun setelah Beliau wafat) belaka, maka seolah tertutuplah Pintu Ijtihad dan pendalaman serta perluasan pemahaman akan Ilmu ALLAH yang termaktub dalam Al Qur’an dan pada Alam Raya. Lalu pada tataran yang ekstrem, menjadi STATIS-lah pemahaman agama seolah kebenaran pemahaman tentang Al Islam hanya ada pada Para Ulama Abad 2-8 Hijriah belaka. Pada akhirnya, beberapa kelompok yang merasa penafsirannya tentang Al Islam (Al Qur’an) yang PALING benar, dengan mudah men-cap sesat menyesatkan pada saudara-saudara muslim-nya dikelompok aliran pemahaman yang lain, yang notabene masih memiliki “rukun” syahadat, sholat, puasa, zakat, dan haji (Rukun Islam) yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal ALLAH SWT sendiri menjabarkan di banyak ayat Al Qur’an bahwa al HIKMAH, yakni kemampuan memahami Dien Al Islam (dalam konteks ketetapan yakni Kitab-kitab ALLAH), telah DIA berikan pada Anbiya, Auliya, Sholihin, Shiddiqiin, dan Muttaqiin terdahulu sebelum diutusnya Muhammad ibnu Abdullah sebagai Khotamun Nabiyyin. Lalu telah DIA berikan juga pada Nabi Muhammad SAW. Dan akan terus DIA berikan pula kepada Auliya, Sholihin, Shiddiqiin, Mukminin, dan Muttaqiin hingga sesaat menjelang kiamat, agar ummat dapat memahami pesan-pesan tersurat dan tersirat dari ayat-ayat Al Qur’an, yang jelas dan menjelaskan serta yang lurus dan meluruskan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita tidak yakin dengan pernyataan diatas, maka carilah di dalam Kitabullah Al Qur’an, dengan Kata Kunci alias Key Word : HIKMAH (misal dengan Al Quran Digital seperti Quranic Explorer), lalu akan didapat sekira 30 buah kata sehubungan dengan al hikmah, dalam konteks dahulu, kini, dan kemudian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Men-tadabbur-i Al Qur’an, semoga ALLAH SWT senantiasa membimbing kita ke Shiroot Al Mustaqiim-NYA dalam sisa jatah umur kita yang terus semakin sedikit ini, ...amin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[QS Ali Imraan : 81]  “Dan (ingatlah), ketika ALLAH mengambil perjanjian dari Para Nabi : ‘Sungguh, apa saja yang AKU berikan kepada-mu (kalian) berupa Kitab dan HIKMAH kemudian datang kepada-mu (kalian) seorang Rosul yang membenarkan apa yang ada pada-mu (kalian), niscaya kamu (kalian) akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya’. ALLAH berfirman : ‘Apakah kamu (kalian) mengakui dan menerima perjanjian-KU terhadap yang demikian itu?’ Mereka menjawab : ‘Kami mengakui’. ALLAH berfirman : ‘Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan AKU menjadi saksi (pula) bersama kamu (kalian)’.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[QS Asy Syuaraa` : 83] “(Ibrahim ber-doa): Ya TUHAN-ku, berikanlah kepadaku HIKMAH dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[QS Al Qashash : 14] “Dan setelah Musa cukup umur dan sempurna akalnya, KAMI berikan kepadanya HIKMAH dan ilmu. Dan demikianlah KAMI memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadiel Aburafa&lt;br /&gt;Belajar Meniti Jalan Iqro Dalam Keterbatasan Aqli dan Naqli&lt;br /&gt;10 Muharrom 1432 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka :&lt;br /&gt;- Quranic Explorer on Facebook.&lt;br /&gt;- Al Qur’an Tafsir Per Kata, Drs. Ahmad Hatta, MA; Pustaka Maghfirah.&lt;br /&gt;- Buku “Sesat Menyesatkan”, karya Syekh Muhyiddin Muhammad Daud Dahlan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-6633970254571382909?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/6633970254571382909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=6633970254571382909&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/6633970254571382909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/6633970254571382909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2010/12/makna-al-hikmah-yang-terbatasi.html' title='Makna AL HIKMAH “Yang Terbatasi” Penafsiran'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TQmwVlRV26I/AAAAAAAAAVk/Wedok2p6xn0/s72-c/Pasir%2BIqro.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-9097477134072648762</id><published>2010-10-28T14:34:00.005+07:00</published><updated>2010-10-29T13:21:09.996+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 33'/><title type='text'>Nasi Goreng Sumpah Pemuda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TMkn7xulJGI/AAAAAAAAAVc/shIoH2INTls/s1600/globe.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 184px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TMkn7xulJGI/AAAAAAAAAVc/shIoH2INTls/s200/globe.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532997525115839586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aneh... lho kok ada ya tukang nasi goreng mo pake nama racikannya yang dijual dengan nama yang aneh begitu, dalam arti, formal banget. Mungkin inilah yang akan terucap, bila judul diatas dijadikan Brosur Iklan yang dipasang di halaman utama sebuah Tabloid Kuliner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi saya tidak sedang ingin membahas persoalan nama, karena kata Wiliam Shakespeare yang terkenal itu (entahlah, saya pun tidak kenal-kenal amat siapa dia) dia katakan, apalah arti sebuah nama?! Lho, kok dia bisa bahasa indonesia ya.... pikir saya sambil berpikir keras sekeras kepala para pemimpin negeri kalau dikasih masukan, yakni : jika si WS itu berkata demikian, kenapa teman-temannya ga panggil dia dengan sebutan; anjing, babi, monyet, maling, rampok, dan lain sebagainya yang jelek-jelek, hehehe... Tetapi bagi saya, mengikuti pendapat yang dikatakan dari Idola Saya, Muhammad Ibnu Abdillah ibnu Abdul Muthalib, bahwa Nama bagi seorang anak manusia haruslah yang baik, karena nama adalah bagian dari do’a orang tua kepada anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke topik Nasi Goreng, sebenarnya ini adalah kisah nyata yang saya alami diawal-awal waktu setelah berhasil “mengubah status” dari waspada menjadi awas, alias dari status jejaka menjadi beristri. Begini kisahnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi dihari libur, seinget saya sih masih masa-masa yang kalo kata orang “isterinya pa’le” yang serumpun dengan PM Inggris, yakni Honey Moon, waktu masih suasana pagi, saya meminta (tentu dengan permohonan kata lembut penuh sayang, maklum masih baru dapet “SIM” dari Pak Penghulu) untuk dibuatkan Nasi Goreng. Kemudian sang isteri yang saya “jemput” dari Paris (-Van Java) itu membuatkannya lah. Sementara saya mengerjakan sesuatu yang dapat saya kerjakan, yang pasti bukan asyik nyantai nonton televisi lah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan setelah Sang Permaisuri selesai membuatkannya dengan tangan lembutnya itu, sendiri, saya dipanggilnya untuk mencicipi. Dan BETAPA TERKEJUTnya saya. Ternyata nasi goreng yang saya minta dibuatkan itu, berwarna kuning dan beraroma jamu. Tau gak, ternyata Nasi Goreng itu salah satu bumbu utamanya adalah KUNYIT dan KENCUR. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan.... sebagai makhluk yang dilahirkan di sekitar Kebon Jeruk, dan tumbuh besar sekitar kedoya, bonjer, pesing, dan Rawa Belong, mana pernah saya ketemu nasi goreng dari SPESIES BARU yang demikian (kalo kata guru biologi SMA 65, ibu teguh apa ya nama Beliau). Karena biasanya yang namanya Nasi Goreng, selain bawang merah, maka ada cabe dan aroma TERASI yang kental yang biasa dimasakkan oleh Mother. Benar-benar sebuah pengalaman memakan nasi goreng yang SERU, hehehe.... dan sebagai tanda sayang, maka nasi goreng itu, habislah.... (atau emang dasar kemaruk ye karena mungkin beberapa jam sebelumnya habis kerja keras : nguras bak mandi, misalnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi seperti itulah. Kekuatan untuk bersama dan memaklumi serta menerima perbedaan, akan menghasilkan sinergi yang baik dan output yang menakjubkan. Sekitar sepuluh hampir sebelas bulan kemudian, dari hasil buah kerjasama yang halal lagi baik serta bergairah kami,lahirlah seorang putra sebagai Titipan-NYA pada kami. Alhamdulillah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya daku terpikir; bukankah perbedaan suku dan atau ras adalah dikatakan TUHAN untuk kita saling mengenal (ta'aruf)? Dan bukankah dalam sejarah perkembangan ISLAM, sering dikatakan oleh Para Pengkaji Shirah Nabawiyyah, bahwa setelah Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Yatsrib (Madinah), salah satu kunci persatuan yang dibangun Beliau adalah, Pria Muhajirin (pendatang) menikahi Wanita Anshor (pribumi) dan Pria Anshor juga menikahi Wanita Muhajirin yang telah ber-Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana dengan kita dan atau orang tua kita? Masihkan mensyaratkan dalam mencari Pasangan Hidup HARUS WAJIB yang se-suku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila itu masih terjadi dalam pola pikir kita, maka BERTOBAT -lah dari faham Rasialis Tersebut!!! Atau kita memang memilih untuk seperti yang dikatakan Pengusung Teori Evolusi, bahwa Manusia berasal dari Primata (kera) yang notabene cenderung rasialis dan senang mencibir dari ketinggian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ini tidak berarti kita tidak boleh mencari pasangan hidup yang satu suku/etnis/sekampung, melainkan sebatas, jangan sampai kita memandang lebih rendah derajat orang lain, semata karena ukuran-ukuran duniawi yang telah ditakdirkan TUHAN, termasuk dalam hal perbedaan suku/ras/etnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam Bisshowaab....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT MEMAKNAI HARI SUMPAH PEMUDA&lt;br /&gt;28 OKTOBER 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadiel Aburafa&lt;br /&gt;Belajar Meniti Jalan Iqro Dalam Keterbatasan Aqli dan Naqli&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-9097477134072648762?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/9097477134072648762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=9097477134072648762&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/9097477134072648762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/9097477134072648762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2010/10/nasi-goreng-sumpah-pemuda.html' title='Nasi Goreng Sumpah Pemuda'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TMkn7xulJGI/AAAAAAAAAVc/shIoH2INTls/s72-c/globe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-840830244061415023</id><published>2010-09-27T11:35:00.003+07:00</published><updated>2010-09-27T13:58:46.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 32'/><title type='text'>Sekedar Mengikuti Agama Nabi Ibrahim AS Sebagaimana Nabi Muhammad SAW</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TKAj7d2zDOI/AAAAAAAAAUs/U83ZLFO584I/s1600/Rambu+Jalan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 197px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TKAj7d2zDOI/AAAAAAAAAUs/U83ZLFO584I/s200/Rambu+Jalan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521452647689948386" /&gt;&lt;/a&gt;Ada begitu banyak ayat-ayat Al Qur’an yang menyiratkan kepada kita bahwa apa yang kini kita terima dan praktekkan dalam keseharian hidup sebagai Muslimin/Muslimat dari Nabi Muhammad SAW, yang membawa Pesan ALLAH dalam Kitab Suci Al Qur’an, adalah apa yang telah ALLAH syari’atkan dan Wahyukan juga kepada Nabi Ibrahim AS, yang juga merupakan Leluhur Beliau, yang juga menjadi Leluhur Para Nabi lainnya seperti Nabi Ishak, Nabi Ya’kub (Israel), Nabi Daud AS, Nabi Musa AS hingga Nabi Isa AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut diantaranya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Dan tidak ada yang benci kepada AGAMA IBRAHIM, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh KAMI telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.”&lt;br /&gt;[QS Al-Baqarah:130 ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”........Katakanlah : "Tidak ! melainkan (kami mengikuti) AGAMA IBRAHIM yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik". &lt;br /&gt;[QS Al-Baqarah:135]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: ‘Benarlah (apa yang difirmankan) ALLAH’. Maka ikutilah AGAMA IBRAHIM yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik.” &lt;br /&gt;[QS Ali-`Imraan:095 ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada ALLAH, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti AGAMA IBRAHIM yang lurus? Dan ALLAH mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-NYA.” &lt;br /&gt;[QS An-Nisaa`:125 ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah; Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh TUHAN-ku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar, AGAMA IBRAHIM yang lurus, dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang musyrik.” &lt;br /&gt;[QS Al-An`aam:161]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan aku pengikut AGAMA bapak-bapakku yaitu IBRAHIM, Ishak dan Ya`qub. Tiadalah patut bagi kami (Para Nabi) mempersekutukan sesuatu apapun dengan ALLAH. Yang demikian itu adalah dari karunia ALLAH kepada kami dan kepada manusia (seluruhnya); tetapi kebanyakan manusia tidak mensyukuri.” &lt;br /&gt;[QS Yusuf:038 ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemudian KAMI wahyukan kepadamu (Muhammad SAW): ikutilah AGAMA IBRAHIM seorang yang hanif dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan TUHAN.” &lt;br /&gt;[QS An-Nahl:123]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“DIA telah menSYARI’ATkan bagi kamu tentang AGAMA apa yang telah diwasiatkan-NYA kepada Nuh dan apa yang telah KAMI wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah KAMI wasiatkan kepada IBRAHIM, Musa dan Isa yaitu : Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. ALLAH menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-NYA dan memberi petunjuk kepada (agama)-NYA orang yang kembali (kepada-NYA). &lt;br /&gt;[QS Asy-Syura:013]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan ber-sungguh-sungguh-lah (bejihad) kamu pada jalan ALLAH dengan kesungguhan (jihad) yang sebenar-benarnya. DIA telah memilih kamu dan DIA sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) AGAMA orang tuamu IBRAHIM. DIA telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim DARI DAHULU , dan (begitu pula) dalam (Al Qur`an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali ALLAH. DIA adalah Pelindungmu, maka DIA-lah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.” &lt;br /&gt;[QS Al-Hajj:078]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka..... masihkan kita berpikir dan berpendapat serta berkeyakinan, bahwa Nabi Muhammad SAW, Sang Khotamun Nabiyyin yang menerima Wahyu berupa Kitab Suci Al Qur’an, adalah membawa Risalah &amp; Syari’at Agama Baru yang bernama ISLAM, yang berbeda dengan apa yang ALLAH Wahyukan kepada Para Nabi sebelum Beliau, semenjak Nabi Adam hingga Nabi Nuh, dan semenjak  Nabi Ibrahim (dan Nabi Luth) hingga Nabi terakhir sebelum Beliau?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Haq Min Robb, Wallahu A’lam Bis Showaab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadiel Aburafa&lt;br /&gt;Belajar Meniti Jalan Iqro Dalam Keterbatasan Aqli &amp; Naqli&lt;br /&gt;http://forum-iqro.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-840830244061415023?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/840830244061415023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=840830244061415023&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/840830244061415023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/840830244061415023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2010/09/sekedar-mengikuti-agama-ibrahim-as.html' title='Sekedar Mengikuti Agama Nabi Ibrahim AS Sebagaimana Nabi Muhammad SAW'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TKAj7d2zDOI/AAAAAAAAAUs/U83ZLFO584I/s72-c/Rambu+Jalan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-169597869597501016</id><published>2010-09-07T13:23:00.005+07:00</published><updated>2010-09-08T09:36:21.934+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 31'/><title type='text'>Siapakah AHLUL BAIT itu sebenarnya?!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TIXa3-pm5tI/AAAAAAAAAUY/e44u_D3NzV4/s1600/Mecca+Mean+Time.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 146px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TIXa3-pm5tI/AAAAAAAAAUY/e44u_D3NzV4/s200/Mecca+Mean+Time.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514053974030214866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak ragam penafsiran mengenai kata ‘AHLUL BAIT’ yang oleh mereka dari yang menamakan Muslim Sunni atau Muslim Syi’ah juga Kelompok Muslim Lainnya. Bahkan tidak sedikit memunculkan sifat pengagungan berlebihan (ghuluw) pada manusia, entah itu Ulama/Habib atau Imam/Umaro yang mereka sebut sebagai Ahlul Bait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi hanya tiga inilah yang saya ketemukan mengenai hal tersebut di dalam Al Qur’an :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS Hud (11) : 73  &lt;br /&gt;“Para malaikat itu berkata: "Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS Al Qashash (28) : 12  &lt;br /&gt;“dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusui(nya) sebelum itu; maka berkatalah saudara Musa: "Maukah kamu aku tunjukkan kepadamu ahlulbait yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS Al Ahzab (33) : 33  &lt;br /&gt;“dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ta`atilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlulbait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada QS Hud (11) ayat 73, Ahlul Bait merujuk pada Isteri Nabi Ibrahim.&lt;br /&gt;Pada QS Al Qashash (28) ayat 12, Ahlul Bait merujuk pada Ibunda Nabi Musa.&lt;br /&gt;Pada QS Al Ahzab (33) ayat 33, Ahlul Bait merujuk pada Isteri Nabi Muhammad.&lt;br /&gt;Dan saya tidak menemukan makna lain atau perujukan lain daripada itu di dalam Al Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi ini menandakan bahwa Bagi Para Wanita Beriman (sebagimana isteri dan ibunda Nabi-Nabi tersebut), bahwa "Medan Jihad Utama" mereka untuk meraih sebanyak-banyaknya Ridho-NYA dan Pahala-NYA adalah di dalam (sekitar) Rumahnya Sendiri (QS 33 ayat 32-35), sebagai Ibu dan Isteri yang menjadikan Suami tetap selalu dalam ketaatan Pada-NYA dan membina anak-anaknya menjadi Hamba-hamba ALLAH yang tangguh dalam Ubudiah dan Muamalah (aqidah &amp; akhlak) hingga meraih sukses dalam ‘naungan dan standar’ Ridho-NYA. Ibu dan Isteri yang sholehah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itulah kenapa mereka dijuluki dengan AHLUL BAIT, yang diantara maknanya : Penghuni Rumah, Sang Pengatur Rumah, Ratu Rumah Tangga, Ibu Rumah Tangga, dan yang sejenisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Haq Min Robb, Wallahu A’lam....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadiel Aburafa&lt;br /&gt;Belajar Meniti Jalan Iqro Dalam Keterbatasan Aqli dan Naqli&lt;br /&gt;http://forum-iqro.blogspot.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-169597869597501016?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/169597869597501016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=169597869597501016&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/169597869597501016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/169597869597501016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2010/09/siapakah-ahlul-bait-itu-sebenarnya.html' title='Siapakah AHLUL BAIT itu sebenarnya?!'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TIXa3-pm5tI/AAAAAAAAAUY/e44u_D3NzV4/s72-c/Mecca+Mean+Time.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-1508524838578824418</id><published>2010-09-02T11:23:00.009+07:00</published><updated>2010-09-08T09:32:46.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 30'/><title type='text'>Al Qur'an Menjelaskan Bagaimana Seharusnya Kita Bersikap Padanya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TIXfKG2BBuI/AAAAAAAAAUk/B4nrli4s6gI/s1600/al-quran.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 176px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TIXfKG2BBuI/AAAAAAAAAUk/B4nrli4s6gI/s200/al-quran.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514058683513898722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan sesungguhnya ini adalah jalan-KU yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu akan mencerai-beraikan kalian dari jalan-NYA. Yang demikian itu diperintahkan ALLAH kepada kalian agar kalian bertakwa."(QS Al An’am : 153)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan Sang Pembeda..." (QS 2:185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kitab itu tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa." (QS 2:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alif Laam Raa. Kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci yang diturunkan dari sisi Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu." QS (11:1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan Kitab kepadamu yang dijelaskan secara terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan Kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa ia itu diturunkan dari Tuhanmu dengan kebenaran. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu." (QS 6:114)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan apabila hanya nama Allah saja yang disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati." (QS 39:45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada hari Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu menjadi saksi atas seluruh umat manusia.  Dan Kami turunkan kepadamu Kitab untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri." (QS 16:89) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat seperti kamu.  Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan." (QS 6:38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah: "Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang menunjuki kepada kebenaran?" Katakanlah: "Allah-lah yang menunjuki kepada kebenaran." Maka apakah orang-orang yang menunjuki kepada kebenaran itu lebih berhak diikuti ataukah orang yang tidak dapat memberi petunjuk kecuali setelah diberi petunjuk? Kenapa kamu? Bagaimana kamu mengambil keputusan?"  (QS 10:35) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS 6:115) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al-Qur'an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari." (QS 17:89) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Qur'an ini setiap macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah." (QS 18:54) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an? Kalau kiranya ia itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya." QS (4:82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berkatalah rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur'an ini sesuatu yang ditinggalkan." (QS 25:30)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi, bila ada suatu masalah yang BELUM kita ketahui hukum dan arahannya, tidak berarti Al Qur’an tidak menjelaskan atau tidak lengkap petunjuknya, melainkan kita-lah yang BELUM MAMPU menemukan Petunjuk-NYA baik yang tersurat maupun yang tersirat dalam Al Qur’an, dikarenakan KETERBATASAN ilmu kita atau bahkan mungkin kita yang MEMBATASI ragam keilmuan dalam menafsirkan dan memahami Ayat-ayat TUHAN yang merupakan sumber pokok segala ilmu hingga akhir zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, janganlah kita MUDAH mengatakan : tidak ada ketentuan hukumnya di dalam Al Qur’an.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Juga jangan kita mengada-adakan sesuatu yang keberadaannya, kejadiannya, dan atau kedatangannya tidak diberitakan Al Qur’an, yang menyangkut Aqidah Keislaman dan Keimanan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Belum Cukup ALLAH Menjelaskan Kesempurnaan dan Keterperincian Al Qur’an Sebagai Petunjuk Segala Sesuatu Dalam Kehidupan Manusia Hingga Kiamat?!&lt;br /&gt;Al Haq Min Robb, Wallahu A’lam...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fadiel Aburafa&lt;br /&gt;Belajar Meniti Jalan Iqro&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-1508524838578824418?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/1508524838578824418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=1508524838578824418&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/1508524838578824418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/1508524838578824418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2010/09/al-quran-menjelaskan-bagaimana.html' title='Al Qur&apos;an Menjelaskan Bagaimana Seharusnya Kita Bersikap Padanya'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TIXfKG2BBuI/AAAAAAAAAUk/B4nrli4s6gI/s72-c/al-quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-4116898135782068898</id><published>2010-02-09T15:18:00.005+07:00</published><updated>2010-04-28T13:34:32.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 29'/><title type='text'>Kerbau Lebay</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/S3Eaut7VLmI/AAAAAAAAASU/zLrcMAKgJW0/s1600-h/Lihat+Kerbau.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/S3Eaut7VLmI/AAAAAAAAASU/zLrcMAKgJW0/s200/Lihat+Kerbau.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436155615117651554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Andaipun ada yang menganggap malas dan bodoh, faktanya kerbau kerap bekerja keras membantu petani membajak sawah, dan pandai bertasbih pada ALLAH menurut cara yang DIA ilhamkan pada mereka {QS 7: 54, QS 16 : 49-50, QS 22 : 18}. Bagaimana dengan kebanyakan kita, bangsa manusia ?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik binatang maupun manusia itu diciptakan secara fitrah memiliki kecenderungan memenuhi kebutuhan hawa nafsu. Adapun perbedaan yang sangat mendasar dari keduanya adalah dalam “Proses Pemenuhan Hawa Nafsu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binatang, oleh karena mereka tidak diberi akal, maka naluri kecenderungan pemenuhan hawa nafsunya hanya sebatas fitrahnya. Misalnya, bila lapar lantas mereka pun akan segera mencari makanan untuk dimakan. Setelah kenyang mereka akan diam dan tidur-tiduran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun manusia, di samping memiliki kecenderungan hawa nafsu untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik nafsu makan ataupun nafsu kebutuhan biologis, selain itu pula manusia diberi akal. Semestinya dengan akalnya ini manusia harus lebih bisa mengendalikan hawa nafsunya dibanding dengan binatang. Tetapi dalam realita kehidupan, kita selalu menyaksikan hampir pada setiap zaman justru sebagian besar manusia itu lebih tidak terkendali dalam memenuhi kebutuhan hawa nafsunya dibanding dengan binatang. Ini terjadi akibat akal yang seharusnya berfungsi mengendalikan hawa nafsu, namun pada prakteknya malah dikendalikan hawa nafsu. Sekan-akan tugas dan fungsi akal hanyalah memikirkan bagaimana caranya untuk memuaskan hawa nafsu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya KAMI jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat ALLAH) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan ALLAH), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat ALLAH). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”. {Al A’raaf (7) ayat 179}.&lt;br /&gt;Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taken &amp; Inspired : “Manusia dan Akal” @ Republika Online, serta “Curhat Beliau”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-4116898135782068898?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/4116898135782068898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=4116898135782068898&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4116898135782068898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4116898135782068898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2010/02/kerbau-lebay.html' title='Kerbau Lebay'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/S3Eaut7VLmI/AAAAAAAAASU/zLrcMAKgJW0/s72-c/Lihat+Kerbau.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-2914049499050440861</id><published>2010-01-18T15:18:00.011+07:00</published><updated>2010-02-12T14:15:17.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 28'/><title type='text'>Siapa Menguasai Siapa ?!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/S1QZtVydxfI/AAAAAAAAASM/xKhuatgWX_M/s1600-h/key_succes.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 179px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/S1QZtVydxfI/AAAAAAAAASM/xKhuatgWX_M/s200/key_succes.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427991717621908978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Disaat kita sedang berusaha mengejar kesuksesan untuk menguasai sesuatu, sesungguhnya yang sedang kita kejar untuk dikuasai tersebut, pada saat yang sama juga sedang berusaha mengejar kesuksesan untuk menguasai hati dan pikiran kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada episode waktu selanjutnya akan terlihat, sebenarnya siapa yang menguasai siapa ? Namun sayangnya, justru orang lain yang mudah melihat hal tersebut. Sementara kita sulit untuk menyadarinya, apalagi mengakuinya bila ternyata sebenarnya hati dan pikiran kita -lah yang berhasil di kuasai oleh yang sejatinya akan kita kuasai tersebut (jabatan, harta, seseorang, dll) yang kita anggap telah sukses kita raih dan miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ini tidak berarti kita tidak boleh memiliki jabatan tinggi dan kekayaan banyak&lt;/span&gt;, karena faktanya untuk hidup seperti biaya pangan, sandang, papan, sholat, zakat, apalagi haji tentu butuh dana tidak sedikit. Melainkan semata agar kita menempatkan makna sukses pada porsi yang tepat. Dalam arti, jika Sukses itu diartikan sebagai Berhasilnya Mencapai Jabatan Tinggi dan Kekayaan Banyak, maka setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan : &lt;br /&gt;1) Niat Pencapaian Sukses &lt;br /&gt;2) Proses Pencapaian Sukses dan &lt;br /&gt;3) Apresiasi Hasil Sukses &lt;br /&gt;ketiganya harus mengikuti Jalur Ridho ALLAH. Sebab betapa banyak orang yang terobsesi meraih sukses, namun dalam tiga hal tersebut ternyata mengesampingkan Keberadaan Aturan Hukum ALLAH, alias meng-halal-kan segala cara yang di-haram-kan-NYA, sehingga tidak peduli bila apa yang dilakukannya telah merampas hak orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berfirman ALLAH SWT dalam Al Qur’an :&lt;br /&gt;¤ Dan berapa banyak binatang yang tidak (-dapat) membawa (mengurus) rezekinya. ALLAH-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan DIA Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. &lt;br /&gt;{QS Al ‘Ankabuut [29] : 60}&lt;br /&gt;¤ ALLAH melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-NYA di antara hamba-hamba-NYA dan DIA (-pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui segala sesuatu. &lt;br /&gt;{QS Al ‘Ankabuut [29] : 62}&lt;br /&gt;¤ Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya KAMI berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akherat kecuali neraka dan lenyaplah di akherat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. &lt;br /&gt;{QS Hud [11] : 15-16}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ALLAH senantiasa menuntun kita dalam menjalani hidup di dunia ini, &lt;br /&gt;agar ujian apapun yang DIA berikan pada kita, apakah itu berupa :&lt;br /&gt;Tingginya Jabatan dan Banyaknya Kekayaan,  ataupun &lt;br /&gt;Rendahnya Jabatan dan Sedikitnya Kekayaan, &lt;br /&gt;tidak membuat kita semakin menjauh dari Ridho-NYA, &lt;br /&gt;tidak membuat kita melupakan sifat Maha Melihat dan Maha Mendengar-NYA, &lt;br /&gt;tidak membuat kita menafikan sifat Maha Mencatat dan Maha Membalas-NYA.&lt;br /&gt;Amin Ya Robbal ‘Aalamiin.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-2914049499050440861?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/2914049499050440861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=2914049499050440861&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/2914049499050440861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/2914049499050440861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2010/01/saat-sukses-diraih-siapa-menguasai.html' title='Siapa Menguasai Siapa ?!'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/S1QZtVydxfI/AAAAAAAAASM/xKhuatgWX_M/s72-c/key_succes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-961356348798193022</id><published>2010-01-06T11:14:00.002+07:00</published><updated>2010-01-08T14:36:51.207+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 27'/><title type='text'>Matematika Almanak Solar System Dalam Al Qur'an</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/S0QOboyt8nI/AAAAAAAAASE/Ggp4l2EFO8U/s1600-h/12th-planet-by-tortuga767-on-flickr.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/S0QOboyt8nI/AAAAAAAAASE/Ggp4l2EFO8U/s200/12th-planet-by-tortuga767-on-flickr.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423475719230321266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sistem penanggalan berdasarkan gerak matahari dikenal sebagai Penanggalan Solar System. Di Indonesia, lazim disebut dengan istilah Penanggalan Masehi atau Miladiah, meski sejatinya tidaklah tepat juga penamaan tersebut bla ditinjau dari banyak sejarah masa lampau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al Qur’an, salah satu dari 114 Surah yang ada, terdapat satu surah yang diberi nama / sebutan judul sebagai Surah As Syams yang artinya Matahari. Dalam Mushaf Utsmaniy, Surah As Syams ditempatkan sebagai surah ke-91 dengan jumlah ayat 15 ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang unik sebagai kajian, ternyata bila nomor surah, yakni 91, dikalikan dengan jumlah ayatnya, yakni 15, akan didapatkan nilai : 91 x 15 = 1.365 yang ternyata memberikan petunjuk bahwa Dalam 1 tahun Solar System (masehi) adalah terdiri dari 365 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian diketahui juga, satu-satunya ayat dalam Al Qur’an yang didalamnya menyebut kata Matahari (Syams) dan Tahun (Siniin) secara bersamaan dalam satu ayat, adalah pada Surah ke-10 (Yunus) ayat 5. Jika urutan Nomor Surah, yakni 10, dijumlahkan dengan nomor ayat yang menyebut matahari &amp; tahun secara bersamaan, yakni ayat 5, maka akan didapatkan nilai : 10 + 5 = 15 yang mana merupakan total ayat dari Surah As Syams (Matahari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, selain mengenal sistem penanggalan berdasarkan gerak bulan yang biasa disebut dengan Tahun Hijriah (Lunar Year), ternyata Al Qur’an juga menjelaskan bahwa diakui keberadaan sistem penanggalan berdasarkan gerak matahari yang biasa disebut Tahun Masehi (Solar System) yang memang sudah digunakan oleh banyak masyarakat manusia, sebelum Penanggalan Tahun Hijriah yang lebih disarankan untuk digunakan oleh Ummat Islam karena Penanggalan Hijriah terkait erat dengan waktu-waktu peribadatan Ummat Islam, seperti Puasa, Haji, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Menyambut Tahun Baru... Selamat Mengapresiasi Pergerakan Sang Waktu... Sesuai Sudut Pandang Keyakinan dan Tujuan Hidup Masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Gemerlap Itu Indah ~ Seperti Kembang Api Di Malam Tahun Baru ~ Tetapi Sekejap Dan Fana ~ Dimanakah Sang ke-Indah-an Abadi Berada ?! .....Semoga sempat menjumpai tahun baru berikutnya (imlek, saka, waisak, kembali lagi ke hijriah, masehi, begitu seterusnya) dalam kondisi Lebih Baik menurut Keinginan Manusiawi yang selaras dengan Pandangan-NYA hingga Sang Ajal tiba, ...amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi Masa. Sesungguhnya Manusia Adalah Dalam Kerugian. Kecuali Mereka Yang……” QS Al Asr : 1-3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, Wallahu A’lam Bis Showab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadiel Aburafa&lt;br /&gt;Belajar Meniti Jalan Iqro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Pustaka : Buku “Keseimbangan Matematika Dalam Al Qur’an” karya Abu Salmah Alif Sampayya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-961356348798193022?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/961356348798193022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=961356348798193022&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/961356348798193022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/961356348798193022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2010/01/matematika-almanak-solar-system-dalam.html' title='Matematika Almanak Solar System Dalam Al Qur&apos;an'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/S0QOboyt8nI/AAAAAAAAASE/Ggp4l2EFO8U/s72-c/12th-planet-by-tortuga767-on-flickr.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-4210294321867276851</id><published>2009-12-22T15:34:00.003+07:00</published><updated>2009-12-22T15:39:07.276+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 26'/><title type='text'>Selamat Hari Ibu</title><content type='html'>Ibu Rumah Tangga... profesi tanpa gaji dan minim prestise... tetapi merupakan Ladang Yang Sangat Subur untuk menanam beragam bibit pahala untuk dipanen di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Khadijah binti Khuwailid, Sang Wanita Konglomerat, dengan ikhlas dan bulat tekad memilih profesi itu sepenuhnya, demi menunjang Sang Suami Tercinta, Baginda Muhammad SAW, dalam menjalankan Amanat Sebagai Rosul ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga ada Maryam Ibu Nabi Isa... Ada Hajar Ibu Nabi Ismail... Ada Aminah Ibu Nabi Muhammad SAW...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Ada Peringatan Hari Ibu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kesuksesan seseorang, termasuk wanita, diukur berdasar Sesuatu Yang Terukur Dengan Angka, apakah itu besaran gaji atau harta pribadi, betapa tidak adil-nya kita kepada Para Wanita yang memilih berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Ditembangkanlah Kalimat Yang Teramat Pantas : Surga Itu Ditelapak Kaki Ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ALLAH memuliakan Almarhumah Ibu-ku, Ibu dari Anak-ku, dan Semua Wanita Yang Ikhlas Menjadi Ibu dengan segala keterbatasannya sebagai manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Hari Ibu kepada Semua Ibu di- berbagai profesi apapun yang dipilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita hormati Ibu kita sendiri, melebihi hormat dan patuh kita pada Atasan, Pemegang Kekuasaan, bahkan Guru Ngaji Kita sekalipun ?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Jannatu Tahta Akdamil Ummahaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Fadiel Aburafa, 22 Desember 2009, Memperingati Hari Ibu]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SzCFBXQF9JI/AAAAAAAAAR8/EIOn21wOepc/s1600-h/keluarga.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SzCFBXQF9JI/AAAAAAAAAR8/EIOn21wOepc/s200/keluarga.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417976610194584722" /&gt;&lt;/a&gt; Meski kurang dari 13 tahun kita bersama, dan sudah 23 tahun kau pulang kedalam Rahmat-NYA, Wajah &amp; Kebaikanmu masih tergambar jelas dihati dan pikiranku, Ibu. Belum semua kebaikan yang kau pesankan mampu aku jalani, Ibu. Tapi kini anakmu telah mencoba tuk memulainya lagi, Ibu. Tidurlah dengan nyaman diharibaan-NYA, Ibu. Do’a-kan aku dari sana agar aku bisa menemuimu di surga-NYA, Ibu. Melalui pintu surga yang ada ditelapak kakimu, Ibu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-4210294321867276851?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/4210294321867276851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=4210294321867276851&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4210294321867276851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4210294321867276851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/12/selamat-hari-ibu.html' title='Selamat Hari Ibu'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SzCFBXQF9JI/AAAAAAAAAR8/EIOn21wOepc/s72-c/keluarga.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-1070258804751647233</id><published>2009-10-12T14:17:00.001+07:00</published><updated>2009-10-12T14:20:58.624+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 25'/><title type='text'>Pesan Ilmiah Ritual Haji</title><content type='html'>“Dan maklumkanlah pada manusia dengan haji, mereka akan datang padamu berjalan kaki dan atas setiap kendaraan (penghubung), datang dari setiap pelosok tempat yang jauh.”&lt;br /&gt;(Al Qur’an Surat 22 Ayat 27)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Ka’bah&lt;br /&gt;Selain merupakan satu-satunya arah atau kiblat sholat bagi seluruh Ummat Islam di bumi (QS 2:144), Ka’bah juga tempat penting dalam dalam pelaksanaan ritual haji, khususnya saat pelaksanaan tawaf. &lt;br /&gt;Ka’bah merupakan tempat dimana rumah yang pertama kali dibangun di bumi, sebagai tempat untuk menyembah ALLAH (QS 3:96).&lt;br /&gt;Dari sudut geologi, kita dapat mengetahui secara nyata bahwa Mekkah, tempat dimana Ka’bah berada, dulunya merupakan tempat yang paling subur dan kutub putaran utara bumi sebelum terjadinya Topan Nuh, serta tempat paling aman dari berbagai bencana alam hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tempat yang paling subur, bisa dibuktikan dengan melimpahnya kandungan minyak dan mineral lain serta gas alam, yang merupakan cadangan terbesar di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai putaran kutub utara bumi, bisa dilihat pada pergeseran jarum kompas sekitar 10 derajat dari kutub utara sekarang. Kemudian jika ditarik garis 180 derajat dari Ka’bah, akan kita dapatkan Tuamoto, daerah cekungan dan laut terdalam dibelahan selatan bumi. Dan jika dilihat garis ekuator bumi dengan menempatkan Ka’bah sebagai kutub utara dan Tuamoto sebagai kutub selatan, maka jalur yang dilaluinya merupakan tempat yang banyak mengandung vulcano dan jalur gempa yang aktif, suatu temuan yang belum disadari ilmuwan barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tempat paling aman di bumi, bisa dibuktikan dengan tidak pernah terjadi topan, gempa bumi tektonik dan vulkanik hingga kini, sejalan dengan do’a Nabi Ibrahim (QS 2:126)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Tawaf&lt;br /&gt;Ritual haji berupa keliling Ka’bah dengan gerak arah yang menempatkan Ka’bah disebelah kiri berlawanan dengan arah jarum jam sebanyak 7 kali.&lt;br /&gt;Petunjuk ilmiah tawaf adalah memberikan pertanda atas kenyataan yang berlaku pada bumi dan planet-planet lain yang berevolusi mengitari matahari sebagai pusat tata surya, juga berotasi pada sumbu masing-masing dari barat ke timur, sehingga terlihat matahari terbit di timur dan terbenam di barat. Dan pada wujud mikro, setiap atom berputar pada sumbunya digerakkan oleh batang magnet yang berkutub utara dan selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Sa’i&lt;br /&gt;Merupakan kegiatan berkeliling bolak-balik antara Safa dan Marwa yang masih berada dalam lingkungan Masjidil Harom.&lt;br /&gt;Petunjuk ilmiah dari pelaksanaan Sa’i yaitu bahwa setelah terjadinya Topan Nuh yang mengakibatkan bergesernya kutub utara bumi dari mekkah ke posisinya sekarang, sehingga gerak bumi dan planet-planet lain selama mengorbit keliling matahari melenggang ke utara dan ke selatan, hingga berlaku pergantian musim yaitu musim panas dan musim dingin.&lt;br /&gt;Sementara itu dorongan bumi ke utara dan ke selatan menyebabkan kutub-kutub magnet bumi juga tidak tetap berada pada kutub putaran bumi, tetapi berubah-ubah disepanjang zaman. Kini kisaran perubahan itu diketahui orang sejauh 10 derajat atau maksimal 1.100 km. Hal ini dinyatakan ALLAH dalam QS 16:16, yang ditafsirkan bahwa kutub-kutub magnet bumi senantiasa membentuk segi tiga sama kaki dengan matahari yang semisalnya dijadikan sudut ketiga karena ia merupakan pusat tata surya kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Wukuf di Arafah&lt;br /&gt;Istilah Arafaat tercantum dalam Al Qur’an pada Surat 2 Ayat 198, yang kalau ditafsirkan maksudnya ialah “Tempat dimana manusia saling mengenal”.&lt;br /&gt;Petunjuk ilmiah wukuf adalah agar manusia mengenal nasib diri mereka yang menjadi keturunan manusia pertama di bumi yakni Adam, seorang lelaki terpilih, manusia cerdas, yang diangkat oleh ALLAH menjadi Nabi. Adam bersama isterinya bertempat tinggal di Mekkah, tempat dimana Ka’bah berdiri. Dan semua manusia di bumi merupakan anak cucu Adam, dan karenanya ALLAH menamakan manusia Bani Adam, seperti tercantum dalam QS 5:27, 7:26-27, 17:70, 36:60, dan di beberapa ayat lain. Hal ini juga tegas menyatakan bahwa manusia bumi bukanlah hasil evolusi primata sejenis kera seperti yang diyakini oleh Darwin dan pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebagian kecil dari pesan-pesan ilmiah ritual Ibadah Haji atau Umroh. Dan ibadah yang merupakan Rukun Islam Ke-5 tersebut juga mengajarkan kita bahwa sebagai sesama keturunan Nabi Adam, maka sangat tidak pantas jika ada orang yang merasa lebih mulia dari orang lain karena misalnya ia adalah keturunan ningrat dari suatu kerajaan, keturunan Nabi Muhammad, dari ras tertentu, suku tertentu, ataupun karena besarnya harta dan kekuasaan. Semua manusia dimata ALLAH adalah sama, seperti keseragaman warna dan bentuk pakaian ihram, dan yang menjadi tolak ukur kemuliaan hanyalah kadar ketakwaan kepada-NYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan siapapun yang telah diperkenankan oleh ALLAH swt bisa melaksanakan Haji atau Umroh, maka hendaknya ia menjaga Kesempurnaan Agama Islam dalam setiap perbuatannya (menegakkan syahadat, sholat, puasa, zakat, serta “titel” Haji atau Hajah-nya) sekembalinya ke kediaman masing-masing agar menjadi Insan Kamil atau Insan Rahmatan Lil ‘Aalamin, yaitu manusia yang dirinya banyak memberi manfaat pada orang banyak, dan bukannya terus menjadi manusia yang banyak memanfaatkan orang banyak bagi kepentingan dirinya.&lt;br /&gt;Wa ALLAH al a’lam bis showaab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh mereka telah mendustakan yang logis (haq) ketika sampai pada mereka, maka akan datang pada mereka kenyataan-kenyataan kabar tentang apa-apa yang mereka perolokkan “&lt;br /&gt;(Al Qur’an Surat 6 Ayat 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam Bis Showab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Fadiel Aburafa#&lt;br /&gt;Meniti Jalan Iqro Dalam Keterbatasan Aqli dan Naqli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadur Dari Buku Serial “Tauhid &amp; Logika” Karya Nazwar Syamsu, Penerbit Ghalia Indonesia)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-1070258804751647233?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/1070258804751647233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=1070258804751647233&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/1070258804751647233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/1070258804751647233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/10/pesan-ilmiah-ritual-haji.html' title='Pesan Ilmiah Ritual Haji'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-4370026578799401821</id><published>2009-09-11T10:22:00.005+07:00</published><updated>2009-09-11T14:55:15.978+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 24'/><title type='text'>KEMERIAHAN  IDUL FITRI  AJARAN  SIAPA ?!</title><content type='html'>Di Indonesia (bukan di Mekkah, Arab Saudi), biasanya setelah selesai Puasa Romadhon maka pada tanggal 1 Syawal kerap dilakukan “perayaan” yang disebut “Iid al Fitri” (juga pada tanggal 10 Zulhijjah ada “Iid al Adha”). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika kita telusuri di dalam Al Qur’an yang merupakan Sumber Hukum dan Pedoman Hidup bagi Manusia, khususnya Ummat Islam, ternyata tidak dikenal istilah “Idul Fitri/Iid al Fitri juga Idul Adha”, apalagi cara mengisi kedua hari tersebut seperti di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SqoB2EA3nYI/AAAAAAAAAR0/MWUNQ7V-Dis/s1600-h/makanbesar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 146px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SqoB2EA3nYI/AAAAAAAAAR0/MWUNQ7V-Dis/s200/makanbesar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380114733149429122" /&gt;&lt;/a&gt;Istilah “Iid” yang tercantum dalam Al Qur’an hanyalah termuat dalam QS Al Maidah [5] ayat 112 – 115, yang menerangkan Permohonan Isa Al Masih Anak Maryam kepada ALLAH SWT, Tuhannya, agar menurunkan Hidangan Besar Dari Angkasa untuk jadi “Iid” atau “Ma-Iid-ah”. Dan makna “Iid” dalam ayat ini dimaksudkan sebagai “Pesta Makan Besar” bersama-sama sebagai Tanda Kemukjizatan Nabi Isa Al Masih AS atas izin ALLAH menuruti permintaan pengikut dan calon pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah siapa yang pertama memulai menyebut tanggal 1 Syawal sebagai Idul Fitri dan tanggal 10 Zulhijjah sebagai Idul Adha. Namun yang pasti, penempatan kata “Iid” yang bermakna Pesta Makan Besar, telah menjadikan kebanyakan Umat Islam di Indonesia mengisi tanggal 1 Syawal dengan acara Pesta Makan Besar Bersama Keluarga dan Tetangga yang pada akhirnya mengarah pada perilaku ‘Mubazir, Boros, Riya’ yang tentunya sama sekali tidak dicontohkan Nabi Muhammad SAW, bahkan perilaku tersebut amat dibenci Beliau. Karena yang Beliau ajarkan dan contohkan adalah “Hanya makan ketika lapar, segera berhenti makan ketika mulai kenyang, dan sederhana dalam berpakaian”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SqnDfo8C1gI/AAAAAAAAARs/n_HNrA1C3h0/s1600-h/sedekah.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SqnDfo8C1gI/AAAAAAAAARs/n_HNrA1C3h0/s200/sedekah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380046178203391490" /&gt;&lt;/a&gt;Dan dalam “merayakan” kedua hari tersebut (1 Syawal &amp; 10 Zulhijjah) Nabi Muhammad SAW mengisinya dengan memperbanyak zikir “Takbir – Tauhid/Tahlil – Tahmid” secara khidmat tanpa mengganggu ketenangan dan kenyamanan lingkungan, dan Beliau sempurnakan dengan berpakaian terbaik (bukan baru) lalu melakukan sholat sunnah berjamaah 2 rokaat ditambah khutbah penutup serta doa-doa, kemudian kembali ke rumah untuk bersilaturahim dalam keluarga dalam kesederhanaan dan penuh rasa empati pada duafa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, Tradisi Kemeriahaan di 1 Syawal yang kita anggap Idul Fitri di Indonesia, ajaran siapakah ?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadiel Aburafa&lt;br /&gt;Meniti Jalan Iqro dalam Keterbatasan Aqli dan Naqli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber Bacaan : buku “Al Qur’an Tentang Sholat, Puasa, dan Waktu” karya Nazwar Syamsu.)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-4370026578799401821?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/4370026578799401821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=4370026578799401821&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4370026578799401821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4370026578799401821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/09/kemeriahan-idul-fitri-ajaran-siapa.html' title='KEMERIAHAN  IDUL FITRI  AJARAN  SIAPA ?!'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SqoB2EA3nYI/AAAAAAAAAR0/MWUNQ7V-Dis/s72-c/makanbesar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-3626034010861461260</id><published>2009-08-27T15:53:00.005+07:00</published><updated>2009-09-09T16:53:10.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 23'/><title type='text'>I'tikaf Untuk Tafakur Selama Romadhon</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SpZIxa4ph2I/AAAAAAAAARU/f_xoKfe-sJg/s1600-h/tafakur.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SpZIxa4ph2I/AAAAAAAAARU/f_xoKfe-sJg/s200/tafakur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374563219180980066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Libur sepanjang romadhon ? Mana mungkin ! Tidak produktif ! Merugikan Perusahaan, Pengusaha, dan Pemerintah, bahkan Negara ! Ya, mungkin (pasti) akan mucul komentar-komentar seperti demikian. Wajar saja. Karena selama ini Ummat Islam Indonesia sudah terbiasa dengan pola kehidupan yang diwariskan Penjajah Kolonial selama ratusan tahun. Jadi apa yang berlaku saat ini sudah dianggap Hukum Tidak Tertulis yang menjadi adat kebiasaan tetap. Hanya saja benarkah demikian adanya ?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya, jika merujuk Petunjuk ALLAH dalam Al Qur'an (QS 2:187, QS 2:65, QS 4:47, QS 2:66) dan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, maka selama Puasa Romadhon, pada siang harinya kita perbanyak I’tikaf di Masjid mengkaji dan merenungkan ayat-ayat ALLAH dalam Al Qur’an dan Semesta Raya, dan pada malam harinya memperbanyak Qiyamul Lail di rumah masing-masing, agar hikmah puasa lebih besar demi menggapai derajat taqwa kita yang tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita pikir, kebanyakan dari pegawai negeri dan karyawan swasta adalah berlibur pada hari Sabtu dan Minggu di Indonesia. Berarti sekitar 50 x Sabtu dan 50 x Minggu.&lt;br /&gt;Andaikan diputuskan cukup berlibur minggu saja, sementara sabtu tetap masuk, lalu sepanjang 29 atau 30 hari Romadhon ditambah 2 hari bulan Syawal kita berlibur, maka Muslimin Indonesia tentunya bisa lebih mendayagunakan berbagai Hikmah Romadhon sesuai Petunjuk ALLAH yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW seperti diatas. Dan Negara atau Pengusaha pun tidak dirugikan mengenai kewajiban hari kerja pegawai dan karyawan, sementara selisih hari tersisa dapat digunakan untuk jatah cuti sesuai keperluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya ini bisa dilaksanakan pada hampir semua Bidang Kerja, kecuali pada Unit-unit Pelayanan Masyarakat Yang Mendesak, seperti Rumah Sakit dan Penanggulangan Musibah dan Bencana serta Pelayanan Transportasi Massal, dan Pertahanan dan Keamanan. Sementara unit Kerja Lain bisa dilakukan Pola Piket Bergantian sepanjang Romadhon. Saya yakin, jika ini mau diterapkan secara sungguh-sungguh dan bersinergi dengan Negara Muslim lainnya, pasti dapat terlaksana, karena Nabi dan Para Khulafaur Rasyidin telah mempraktekkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SpzUnA5WPmI/AAAAAAAAARc/CeAhuwytIcs/s1600-h/itikaf.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SpzUnA5WPmI/AAAAAAAAARc/CeAhuwytIcs/s200/itikaf.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376405821894049378" /&gt;&lt;/a&gt;Bukankah ALLAH telah memberi keleluasaan yang amat besar selama 11 bulan buat kita untuk "menikmati" kesenangan dunia, lantas mengapa kita sulit untuk lebih memfokuskan waktu kita pada-NYA hanya 1 bulan saja ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mengapa hal ini belum terpikir oleh Pemerintah dan Para Ulama Dari Berbagai Sudut Keilmuan di Negara Muslim Terbesar di Dunia, Negara Kesatuan Republik Indonesia ini ?&lt;br /&gt;Dan kondisi serta kebiasaan kita saat ini merujuk pada kebiasaan dan petunjuk siapakah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ALLAH segera menunjuki kita semua kebenaran ayat-ayat-NYA dan Keteladanan Nabi-NYA. Amin Ya Robbal ‘Aalamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadiel Aburafa&lt;br /&gt;Meniti Jalan Iqro Dalam Keterbatasan Aqli dan Naqli&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-3626034010861461260?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/3626034010861461260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=3626034010861461260&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3626034010861461260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3626034010861461260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/08/itikaf-untuk-tafakur-selama-romadhon.html' title='I&apos;tikaf Untuk Tafakur Selama Romadhon'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SpZIxa4ph2I/AAAAAAAAARU/f_xoKfe-sJg/s72-c/tafakur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-4006318760971041692</id><published>2009-08-19T14:25:00.004+07:00</published><updated>2009-08-26T15:01:43.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 22'/><title type='text'>Merdeka dan Nasionalisme itu...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/Soy7um2MFwI/AAAAAAAAARM/7EATp3F5_6o/s1600-h/merah-putih.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/Soy7um2MFwI/AAAAAAAAARM/7EATp3F5_6o/s200/merah-putih.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371874864922367746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengatakan, mereka yang mempertanyakan Apakah Saat Ini Indonesia Telah Merdeka Adalah Orang-orang Bodoh. Ya, secara fisik kita memang telah merdeka dari Bangsa Asing, tetapi apakah hanya sebatas itukah arti sebuah kemerdekaan bagi suatu negara dan bangsa ? Sebatas bebas secara fisik dari penjajahan asing ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir. Soekarno, Sang Proklamator antara lain mengatakan, wujud merdeka itu jika Indonesia telah mampu Berdikari, Berdiri diatas kaki sendiri, setidaknya dalam Ekonomi, Politik, Hukum, dan Kebudayaan. Buya HAMKA mengatakan, makna lain dari kemerdekaan adalah keadilan, keadilan bagi seluruh rakyat indonesia. Apakah kita sudah se-merdeka Jepang yang dulu bahkan Kalah Perang di Perang Dunia II oleh Amerika dan Sekutunya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat kita yang tinggal di perkotaan mungkin Suasana Merdeka mudah dirasakan, meski belum oleh seluruh warganya. Tetapi bagaimana dengan mereka yang hidup di pelosok desa. Mereka bahkan masih susah untuk sekedar menikmati penerangan listrik, jalan beraspal, sekolah yang layak, puskesmas yang memadai, bahkan ketersediaan air bersih pun harus berjalan hingga beberapa kilometer. Bahkan mungkin Pejabat Setingkat Camat pun belum pernah berkunjung ke sekitar tempat tinggal mereka. Belum lagi mereka yang tinggal di Pulau Terluar yang lebih dekat dengan negara tetangga. Mungkin mereka bingung untuk merasa sebagai Bangsa Indonesia ataukah warga negara jiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan biasanya juga, setiap memperingati Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus, maka segera muncul isu Nasionalisme. Dari yang Para Pejuang Kemerdekaan hingga Para Politisi dan Kita Penikmat Kemerdekaan, memaknai Nasionalisme dengan sudut pandang masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, bagaimana memaknai nasionalisme di tengah serbuan produk-produk negara asing yang semakin mudah didapat di dalam negeri dengan kualitas dan harga yang bersaing dengan produk lokal.&lt;br /&gt;Rasanya rakyat kita sudah terbiasa disuguhi iklan dan pemahaman bahwa yang dari luar pasti lebih bagus, sadar atau tidak, sengaja atau terpaksa, kita semakin memuja keunggulan Asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi penggusuran pasar-pasar tradisional dan pemukiman yang dianggap kumuh (padahal mereka terpaksa hidup kumuh karena gagal menerima pekerjaan dan penghidupan layak dari Pemerintah sesuai amanat UUD 1945), kemudiannya segera berdiri Pusat Perbelanjaan Modern yang menyajikan beragam Produk Luar. Bahkan Areal Gelora Bung Karno pun yang dulu hanya diperuntukkan semata untuk Pembinaan Olah Raga kini sebagiannya telah jadi Pusat Penjualan Beragam Produk Asing yang begitu menggugah selera Kaum Berduit dan juga mereka yang memaksakan diri masuk ke level tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita jadi terbiasa membeli dan makan buah-buahan : Durian Monthong, Apel Washington, Anggur Perancis, Melon Australi, dan Jeruk serta Lengkeng China, Jambu dan Mangga Bangkok.&lt;br /&gt;Kita semakin jarang temui, khususnya di Mal dan Supermarket buah produk lokal : Mangga Indramayu, Rambutan Rapiah, Jeruk Pontianak, Salak Pondoh, Sawo, Jamblang, Buni, Jambu Air, Sawo Susu, Mangga Panjangjiwo, atau buah lokal lainnya.&lt;br /&gt;Belum lagi yang berbau tekhnologi maka kita lebih memilih : Ponsel Blackberry, Mobil dan Motor Full CBU. Rokok biar keren memilih merk Marlboro, Fashion musti di Butik Luar/ Merk Luar, bahkan sakit pun lebih memilih RS Internasional. Tak luput pula sebagian besar kita lebih bangga mempelajari Ilmu Beladiri Asing seperti Karate, Judo, Taekwondo, ataupun Wushu dibadingkan Belajar Pencak Silat yang Asli Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata Bahan Baku Tempe dan Tahu saja, yang merupakan Cemilan Gorengan Favourite, yakni kedelai, kita mesti impor dari Amerika. Beras juga banyak hasil impor dari Vietnam, negara yang baru selesai perang dan yang dulu belajar pertanian kepada Indonesia. Sementara lahan subur untuk pertanian disekitar Jabodetabek digusur untuk Mall, Pabrik, Perumahan, dan Pusat Hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin banyak Perusahaan Makanan dan Minuman lokal yang diakuisisi Asing melalui kepemilikan modal di Pasar Saham, yang batas maksimalnya bisa hingga 93%.&lt;br /&gt;Merk teh celup sudah diakuisisi asing, kecap juga, dan bank-bank juga tak luput dari Akuisisi Asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit memang untuk lepas dari Penguasaan Asing, mulai bangun tidur hingga tidur lagi, kita telah dicengkeram dengan jeratan maha kompleks. Suka atau tidak, ini harus kita akui bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika mau, kita pasti bisa, tetapi rakyat adalah pelaksana, apalagi di masyarakat yang terbiasa dengan budaya paternalistik, maka keteladanan dari Pemerintah lah yang paling utama, semoga kesadaran rakyat mengikuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka...Merdeka dan Nasionalisme itu kini... Entahlah...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Agustus 2009&lt;br /&gt;Fadiel Aburafa&lt;br /&gt;Belajar Meniti Jalan Iqro Dalam Keterbatasan Aqli dan Naqli&lt;br /&gt;[Yang Belum Mampu Jadi Nasionalis Sejati Menurut Definisi Para Legiun Veteran RI]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-4006318760971041692?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/4006318760971041692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=4006318760971041692&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4006318760971041692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4006318760971041692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/08/merdeka-dan-nasionalisme-itu.html' title='Merdeka dan Nasionalisme itu...'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/Soy7um2MFwI/AAAAAAAAARM/7EATp3F5_6o/s72-c/merah-putih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-3163316738889670301</id><published>2009-06-02T15:15:00.008+07:00</published><updated>2009-06-25T15:37:26.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 21'/><title type='text'>BOS ZUHUD &amp; STAF WAHN</title><content type='html'>Alkisah, dalam suatu perusahaan yang bergerak pada bisnis “Syariah Fashion”, ada cerita yang layak untuk direnungkan. Hal ini menyangkut kebiasaan Bos dan Seorang Staf di perusahaan tersebut, berkait dengan apa yang disebut “zuhud” dan “wahn” dalam keseharian aktifitas kita. Begini kisahnya.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bos perusahaan tersebut sebut saja namanya Tuan Cemad, mungkin maksud orang tuanya saat memberikan nama adalah agar ia menjadi pribadi yang cerdas mempersiapkan masa depan hidupnya. Tuan Cemad memiliki beberapa outlet pakaian muslim/muslimah. Omzetnya per bulan telah mencapai Rp 300.000.000,- dengan keuntungan bersih tidak kurang dari Rp 35.000.000,- per bulan. Ia adalah pribadi yang bersahaja. Sebagai Bos ia hanya menggunakan mobil minibus yang harganya dibawah Rp 100.000.000,- dan sudah ia miliki selama tiga tahun. Menurut sumber yang layak dipercaya, Tuan Cemad taat membayar pajak perusahaannya dan tekun membayar kewajiban zakat pribadinya. Ia juga dengan ringan tangan men-sedekah-i pengemis dan pengamen yang sering mangkal diperempatan jalan saat lampu merah.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SiTknFn60lI/AAAAAAAAAQs/4dUw4yg9O74/s1600-h/sedekah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SiTknFn60lI/AAAAAAAAAQs/4dUw4yg9O74/s320/sedekah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342646418143892050" /&gt;&lt;/a&gt;Bila ada pertemuan bisnis dengan koleganya, saat ditengah jalan terjebak macet, maka ia sering mendahulukan untuk mampir ke mesjid terdekat demi menghindari tertinggal kewajiban sholatnya, meski dengan resiko gagal order sekalipun. Saat pulang kerja, karena menuju kota pinggiran Jakarta dan melalui tol yang mana pasti padat saat jam pulang kerja, maka ia memilih untuk menunggu pulang setelah ia mengerjakan sholat maghrib agar tidak kehabisan waktu di jalan tol. Sebagai alat komunikasi, ia hanya memiliki 2 buah handphone level “mid end” yang baru ia ganti dengan yang baru jika yang lama telah benar-benar rusak. Prinsipnya, segala barang keperluan yang diutamakan adalah fungsi bukan gengsi apalagi sekedar ikut arus trend saja.&lt;br /&gt;Dalam hal investasi, anak-anaknya telah diikutkan program asuransi pendidikan, ia dan isterinya juga telah memiliki polis asuransi syariah dan juga menyisihkan sebagian pendapatannya untuk ditabung bagi masa depan dan demi mengantisipasi masa sulit yang tidak dapat diprediksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dari beberapa karyawannya, ia memiliki Seorang Staf administrasi, namanya Ancu. Karyawannya ini berumur sekitar 33 tahun, memiliki isteri yang juga bekerja dan satu orang anak yang masih balita. Ancu sang karyawan, adalah tergolong “Orang Gaul”. Tiap ada keluar handphone jenis baru dengan fitur lebih menarik, maka segera ia berusaha mengganti yang lama dengan keluaran baru, meski harus mencicil alias kredit. Pakainnya serba ber-merk. Senang makan di luar bersama isteri dan anaknya di Restoran Fastfood ala Amerika. Gemar membeli DVD film, CD MP3 music, dan DVD Game. Ditanggal 20 keatas hampir tiap bulan suka ribut “tongpes” alias bokek. Ia tidak biasa menyisihkan zakat atas gaji bulanannya, sulit menabung, dan cukup alergi pada yang bernama asuransi jiwa dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SiTk8jT4A4I/AAAAAAAAAQ0/ckpFYO_gaaQ/s1600-h/Shooping.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 179px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SiTk8jT4A4I/AAAAAAAAAQ0/ckpFYO_gaaQ/s320/Shooping.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342646786890138498" /&gt;&lt;/a&gt;Jika pulang kerja jam 17.30 sore, ia segera pulang ke rumahnya yang terletak dikota pinggiran Jakarta. Tidak jarang ia terlewat dan kehabisan waktu maghrib karena enggan mampir ke mesjid yang sebenarnya banyak bertebaran disepanjang jalan pulangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita diatas, manakah yang tergolong Zuhud, Tuan Cemad atau karyawannya Si Ancu ? &lt;br /&gt;Tentu sepatutnya kita jawab : Tuan Cemad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Zuhud bukanlah berarti Tidak Kaya ataupun Tidak Boleh Kaya, melainkan bagaimana kita bisa Meletakkan segala kesenangan dunia sebatas di genggaman saja dan tidak mencintainya hingga bersemayam di dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Tamak alias Wahn, juga tidak berarti hanya dilakukan oleh orang kaya, bahkan karyawan kecil, pedagang sayuran, termasuk sopir angkutan umum pun bisa terjerumus pada perilaku wahn, yang lebih mendahulukan kenikmatan materi dibanding mencari ridho illahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita dapat tergolong kelompok manusia seperti yang telah dipilih oleh Tuan Cemad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ihdinas Shiroot Al Mustaqim, Ya Robbul Adzim.&lt;br /&gt;Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Bang ARIN Fadilah #&lt;br /&gt;Inspirasi dari buku “Islamic Financial Planning”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-3163316738889670301?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/3163316738889670301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=3163316738889670301&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3163316738889670301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3163316738889670301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/06/bos-zuhud-dan-staf-tamak.html' title='BOS ZUHUD &amp; STAF WAHN'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SiTknFn60lI/AAAAAAAAAQs/4dUw4yg9O74/s72-c/sedekah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-8503548530682200984</id><published>2009-03-24T15:39:00.016+07:00</published><updated>2009-04-16T14:04:28.958+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 20'/><title type='text'>Menjaga Masa Depan Keuangan Keluarga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/ScyB8zAgcDI/AAAAAAAAAPA/BRgIWSjClGY/s1600-h/belanja.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/ScyB8zAgcDI/AAAAAAAAAPA/BRgIWSjClGY/s200/belanja.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317768141502181426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya, para pemboros adalah saudara-saudara setan (dari jenis jin dan manusia), dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhan-nya”.&lt;br /&gt;(terjemah Al Qur’an Surat 17 ayat 26-27)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil survei yang dilakukan AC Nielsen dan Citibank menunjukkan bahwa 70% (tujuh puluh persen) Eksekutif di Indonesia saat ini terancam miskin dihari tua mereka (detikfinance 03/02/2009). Hal tersebut dikarenakan, mereka saat masih muda dan berpenghasilan, tidak melakukan perencanaan keuangan untuk menghadapi masa sulit dan masa tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/ScyH7trJYxI/AAAAAAAAAPY/dDc7krDh3lw/s1600-h/cerai.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 143px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/ScyH7trJYxI/AAAAAAAAAPY/dDc7krDh3lw/s200/cerai.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317774719960310546" /&gt;&lt;/a&gt;Sementara di media massa elektronik dan cetak, kita sering kali melihat dan mendengar bagaimana pasangan suami isteri, termasuk para selebritis, bercerai. Biasanya, kalau bukan karena penghianatan cinta maka masalah terbesarnya adalah urusan ekonomi keluarga pasutri tersebut. Permasalahan utama sepertinya bukan kurangnya pendapatan tetapi lebih pada bagaimana mengaturnya. Karena pendapatan yang besar pun akan selalu tidak cukup jika pemimpin dan anggota keluarga berperilaku boros atau berlebih dalam membelanjakannya. Dan pendapatan yang kecil (belum besar), bila terencana dengan baik dalam pengeluarannya akan bisa berbahagia bahkan bisa menabung atau berinvestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak fakta menunjukkan bahwa banyak orang kaya saat ini, dulunya adalah orang miskin dari keluarga miskin. Selain itu, banyak keluarga yang tidak berpenghasilan besar tetapi mampu menghantarkan anaknya ke jenjang pendidikan sarjana dikarenakan keluarga “tidak kaya” tersebut mampu mengelola atau merencanakan keuangan mereka meskipun sangat minim.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/ScyI0Hebb_I/AAAAAAAAAPg/MVxHa9rRsos/s1600-h/tabungan+anak.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/ScyI0Hebb_I/AAAAAAAAAPg/MVxHa9rRsos/s320/tabungan+anak.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317775688958963698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, meski rendahnya pendapatan adalah masalah, secara jangka panjang pendapatannya bisa menjadi lebih tinggi, jika dikelola dengan perencanaan yang baik. Dan sebaliknya, meskipun berpendapatan tinggi, jika tidak dikelola dengan baik, ujung-ujungnya akan berada dalam kondisi kekurangan.&lt;br /&gt;Dan pastikan bahwa jenis investasi yang akan dan telah anda gunakan untuk merencanakan keamanan keuangan anda dan keluarga dimasa mendatang adalah yang seminimal mungkin bebas dari maysir, gharar, dan riba, seperti yang kini lazim disebut sebagai Instrumen Investasi Syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Sesungguhnya, engkau tinggalkan ahli warismu dalam keadaan cukup (kaya), lebih baik daripada engkau tinggalkan mereka hidup susah (miskin), yang menadahkan tangan-tangan mereka kepada manusia”.&lt;br /&gt;(terjemah Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Bang ARIN Fadilah#&lt;br /&gt;dari berbagai sumber&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investasi Link Asuransi Syariah, klik http://premi-iqro.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-8503548530682200984?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/8503548530682200984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=8503548530682200984&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/8503548530682200984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/8503548530682200984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/03/menjaga-masa-depan-keuangan-keluarga.html' title='Menjaga Masa Depan Keuangan Keluarga'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/ScyB8zAgcDI/AAAAAAAAAPA/BRgIWSjClGY/s72-c/belanja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-3957358600723113234</id><published>2009-03-06T14:41:00.023+07:00</published><updated>2009-03-13T10:36:38.534+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 19'/><title type='text'>MATA UANG  bernama  HALLALAN TOYYIBAN</title><content type='html'>Ketika sedang mengisi ulang gas elpiji (LPG) tabung isi 12 kg dirumah saya yang habis beberapa hari yang lalu, saya iseng bertanya pada Bang Ucok Hasibuan, tetangga saya yang membuka warung sembako plus air mineral dan gas elpiji, mengenai dampak penjualan rokok diwarungnya setelah keluar Fatwa Haram Terbatas atas rokok. Jawabannya adalah “tidak ada pengaruh apa-apa, semua berjalan seperti biasa”. Ia lalu menambahkan bahwa Pak Haji didepan rumahnya (saya kenal beliau pengurus mesjid) mengatakan – menurut pengakuan Bang Ucok- bahwa tidak ada dalil/petunjuk dalam Al Qur’an untuk meng-haram-kan rokok, yang ada diharamkan itu makan babi, makan darah, membunuh, syirik, judi, dan khamr. Saya diam, dan mencatat pernyataan itu dalam pikiran saya. Hanya saja saya tidak puas dengan pernyataan Pak Haji tersebut, karena tidak mungkin ulama-ulama cerdas di MUI mengeluarkan sesuatu jika tidak memiliki dalil/alasan yang benar-benar kuat dan otentik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya teringat pernyataan teman saya yang lebih senior, saat saya masih senang dengan rambut yang enggan dicukur (gonjes) beberapa belas tahun lalu. Dia mengatakan bahwa bagi dia minum whiskey apalagi sekedar anker bir pasti tidak haram, karena ia tidak akan mabuk. Dan teman saya itu memang jagoan kalau soal minuman beralkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas saya berpikir, bagaimana dengan morfin, ganja, aborsi, traficking, manipulasi pajak, spekulan penimbun sembako dan BBM, white collar crime, electronic transaction crime, dan lain sebagainya ? Apakah Al Qur’an dan Al Sunnah tidak memberi dalil dan atau petunjuk akan hukumnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya sedang membaca "terjemah" Al Qur’an yang sedikit mulai saya paksa untuk mau membacanya tiap menjelang tidur malam meski sekedar 1 - 5 ayat saja, itupun masih bolong blentong alias belum tekun dan rutin, ada sesuatu yang sepertinya membuka pemahaman saya, bahwa sesuatu dilarang (haram) bukan karena sesuatu tersebut tidak memiliki manfaat, tetapi karena keburukannya (mudhorot) jauh lebih banyak dibanding manfaatnya yang paling sekedar “economic value” (nilai ekonomi) semata. Itupun hanya untuk jangka pendek karena ongkos sosial ekonomi jangka panjangnya justeru jauh lebih besar. Misalkan saja judi (maysir)  dan minuman beralkohol (khamr).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/Sbdu2LdCzhI/AAAAAAAAANw/b2Yf6Bx-r2g/s1600-h/Uang.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/Sbdu2LdCzhI/AAAAAAAAANw/b2Yf6Bx-r2g/s200/Uang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311836162573389330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika bicara soal mengkonsumsi rizki yang disebar ALLAH swt dimuka bumi untuk manusia, DIA memberi pesan - tepatnya rambu hukum - agar hanya makan, minum, mengkonsumsi, mengambil, dan memanfaatkan HANYA sesuatu yang "HALALAN TOYYIBAN" atau "HALAL LAGI BAIK" saja, suatu syarat yang sejatinya merupakan satu kesatuan, atau biasa diistilahkan sebagai “dua sisi mata uang” yang tidak mungkin dipisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh sederhananya seperti :&lt;br /&gt;(1) Sate kambing dan soto jeroannya, jelas dari sisi hukum adalah halal, tetapi bolehkah orang yang memiliki tekanan darah tinggi dan potensial berpenyakit jantung koroner untuk memakannya seporsi sedang 2 hari sekali saja ? Atau bolehkan Pria sehat berumur diatas 40 tahun memakannya 2 porsi sehari selama sebulan berturut-turut ? Apakah yang akan terjadi pada orang itu ? Kenapa ?&lt;br /&gt;(2) Atau lalapan daun singkong dan bayam hijau rebus, apakah boleh sering dikonsumsi oleh orang yang berpotensi penyakit asam urat ? kenapa ?&lt;br /&gt;Bahkan masih banyak lagi contoh jika ingin disebutkan satu persatu.&lt;br /&gt;Dan ini memang butuh keikhlasan untuk "membuka lebar-lebar mata hati dan mata pikiran" kita untuk memahami dan memaknainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kata kunci “Halal &amp; Toyib” selama ini dibiaskan dan dibiarkan ter-erosi dengan hanya mengedepankan sisi HALAL saja atas sesuatu, dan inilah yang pada akhirnya memicu ketidaksepahaman atas suatu fatwa hukum. Pengeliminasian kata Toyyib, yang sejatinya toyyib itu mengandung definisi baik/higienis/konstruktif/tidak merugikan diri sendiri apalagi orang lain, patut diduga menjadi kealpaan kita yang salah atau tidak utuh memahami isyarat petunjuk-NYA dalam Al Qur’an yang memang pasti merupakan "Tuntunan Lengkap Hingga Kiamat" bagi manusia, khususnya kaum muslimin dan muslimat.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SbdcwgzRjRI/AAAAAAAAANo/geOYh-YIcew/s1600-h/timbangan.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SbdcwgzRjRI/AAAAAAAAANo/geOYh-YIcew/s200/timbangan.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311816274015259922" /&gt;&lt;/a&gt;Kini dengan kata kunci “HALLALAN TOYYIBAN” yang sejatinya adalah merupakan “DUA SISI MATA UANG”, insya ALLAH kita bisa jelas dan tegas untuk bersikap - minimal untuk diri sendiri dan keluarga terkecil kita - mengenai hukum rokok, morfin, ganja, aborsi, traficking, manipulasi pajak, spekulan penimbun sembako dan BBM, infotainment, mencari untung kelewat besar, white collar &amp; electronic transaction crime, spekulasi penjualan mata uang asing (valas), termasuk saat kita memilih model dan gaya berpakaian dimuka umum, serta saat kita memilih jenis investasi dan badan tempat untuk kita menanam investasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ihdinas Shiroot Al Mustaqim, Ya Robbul Adzim.&lt;br /&gt;Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Bang ARIN Fadilah #&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-3957358600723113234?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/3957358600723113234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=3957358600723113234&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3957358600723113234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3957358600723113234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/03/mata-uang-bernama-hallalan-toyyiban.html' title='MATA UANG  bernama  HALLALAN TOYYIBAN'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/Sbdu2LdCzhI/AAAAAAAAANw/b2Yf6Bx-r2g/s72-c/Uang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-1969843014325544846</id><published>2009-02-25T14:07:00.007+07:00</published><updated>2009-02-26T15:50:25.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 18'/><title type='text'>JALAN  IQRO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SaZVcS4GAqI/AAAAAAAAAMw/ZpQpEFANJuY/s1600-h/Jalan+Mendaki.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 246px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SaZVcS4GAqI/AAAAAAAAAMw/ZpQpEFANJuY/s320/Jalan+Mendaki.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307023155494519458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jalan iqro telah menjadikan kawanku penulis&lt;br /&gt;Jalan iqro telah menjadikan kawanku birokrat&lt;br /&gt;Jalan iqro telah menjadikan kawanku penyair&lt;br /&gt;Jalan iqro telah menjadikan kawanku politisi&lt;br /&gt;Jalan iqro telah menjadikan kawanku pebisnis&lt;br /&gt;Jalan iqro telah menjadikan kawanku ustadz&lt;br /&gt;Jalan iqro telah menjadikan kawanku konsultan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan iqro pula-lah yang sekarang sedang tertatih-tatih coba aku tempuh&lt;br /&gt;Untuk belajar memaknai hidup dan tujuan sebenarnya hidupku&lt;br /&gt;Meski debu dan lumpur ke-jahiliyah-an masih melekat erat dan tebal &lt;br /&gt;Disekujur tubuh hasrat, pikiran, ucapan dan tindakanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, bantulah aku yang lemah ini untuk tetap istiqomah di jalan iqro&lt;br /&gt;Agar keberkahan MU menyirami rizki, diri, dan keluargaku.......Aamiin.&lt;br /&gt;#Bang ARIN Fadilah#&lt;br /&gt;(saat mengomentari Blog Bang Jali yang mulai Berpuisi Hikmah itu)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-1969843014325544846?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/1969843014325544846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=1969843014325544846&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/1969843014325544846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/1969843014325544846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/02/jalan-iqrountuk-blog-puisi-bang-jali.html' title='JALAN  IQRO'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SaZVcS4GAqI/AAAAAAAAAMw/ZpQpEFANJuY/s72-c/Jalan+Mendaki.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-3797543251055905928</id><published>2009-02-16T14:28:00.013+07:00</published><updated>2009-03-20T13:58:50.164+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 17'/><title type='text'>YOGA HARAM ? Kan ada Sholat Fardhu 17 Roka’at !!!</title><content type='html'>Tanggal 26 Januari 2009, Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan beberapa Fatwa Haram, diantaranya mengenai YOGA (Jika Dicampur Dengan Ritual &amp; Doa Agama Hindu). Dan Seperti biasa, pendapat Pro dan Kontra pun bermunculan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak akan berkomentar apakah Fatwa Haram tersebut benar dan tepat. Saya hanya ingin berbagi ilmu yang sudah saya dapat dengan sesuatu yang bisa menggantikan YOGA bahkan jauh lebih baik bagi Ummat Islam, yaitu SHOLAT.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SaeOf9dmTkI/AAAAAAAAANY/__1TvBXovIA/s1600-h/MGS.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 190px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SaeOf9dmTkI/AAAAAAAAANY/__1TvBXovIA/s200/MGS.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307367365605215810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan buku-buku yang pernah saya baca seperti “Mukjizat Gerakan Sholat” karya Dr. dr. Sagiran, seorang dokter Spesialis bedah syaraf, atau buku mengenai sholat dipandang dari sudut Pengobatan Tradisional China karya Master Kungfu dan Ahli Pengobatan Tradisional China Gunawan Saktiawan yang menyebut Gerakan dalam Sholat sebagai Suprayoga, ternyata ALLAH swt telah memberikan kepada Ummat Islam “The Highest &amp; The Deepest Yoga” buat ummat yang dikasihi-NYA, yaitu SHOLAT FARDHU 17 ROKA’AT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tekun dan teratur serta sesuai rukun dan syarat sahnya, maka mulai dari Wudhu Hingga Salam, banyak sekali manfaatnya bagi penyembuhan dan penyehatan Fisik &amp; Psikis. Jika 5 waktu sholat fardhu (17 Rakaat) serta Ritual Wudhu kita kerjakan secara benar, berarti bukan sekedar pahala untuk akhirat saja yang kita terima, melainkan juga sekaligus kita telah melakukan tekhnik pijat dan urut, tekhnik pernafasan dan meditasi, serta tekhnik senam dan yoga, yang pastinya sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan jiwa kita.&lt;br /&gt;Apalagi jika kita mau menambahnya dengan tadarus Al Qur’an (silahkan baca buku The True Power of Water Karya hasil penelitian Dr. Masaru Emoto &amp; Kazuya Ishibasi dari Jepang). Lalu lengkapi dengan i'tikaf, shoum (puasa), dan husnudzon (positive thinking).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya kembali pada kita, mau digunakan atau tidak segala kebaikan sholat dan ritual ibadah lainnya yang telah diberikan ALLAH swt Yang Maha Mengetahui akan fitrah dan kebutuhan kita lahir dan batin ?!&lt;br /&gt;Wallahu A’lam.&lt;br /&gt;#Bang ARIN Fadilah#&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-3797543251055905928?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/3797543251055905928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=3797543251055905928&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3797543251055905928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3797543251055905928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/02/yoga-haram-kan-ada-sholat-wajib-17.html' title='YOGA HARAM ? Kan ada Sholat Fardhu 17 Roka’at !!!'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/SaeOf9dmTkI/AAAAAAAAANY/__1TvBXovIA/s72-c/MGS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-7463558691482078480</id><published>2009-02-12T09:33:00.000+07:00</published><updated>2009-02-12T09:34:25.811+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 16'/><title type='text'>Siapa Teladan......Siapa Merenung......Siapa Peduli ?!</title><content type='html'>Pulang kerja tgl 10 Pebruari 2009, jam sudah mendekati pukul 6 petang. Ditengah perjalanan saya melihat motor yang menyalip saya, dinaiki oleh 2 orang. Yang mengemudikan motor memakai helm full face, memakai kaus oblong, dan bersandal jepit. Sedang yang dibonceng rasanya patut saya komentari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau yang dibonceng mengenakan pakaian serba putih, pakaian muslim lazim biasa disebut, ditempat saya biasa disebut Baju Koko. Beliau itu mengenakan peci yang juga putih, berumur sekitar hampir lima puluh tahun, mengenakan surban yang diselempang di pundak, sambil merokok. Beliau beberapa kali meludah seenaknya dijalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat penampilannya, saya menduga ia cukup ‘alim (ber-ilmu, bukan ilmu kesaktian maksud saya, melainkan banyak tahu ilmu syari’ah islam). Cuma jika kita bicara saat beliau itu dijalan raya, kok sepertinya jadi aneh, apa beliau itu tidak tahu aturan lalu lintas ya ? Kalau beliau yg saya maksud itu cuma anak muda yang bercelana jeans dan kaus oblong, saya tidak tercenung. Cuma beliau itu kan seharusnya memberi contoh yang baik. Lantas siapa yang bisa diteladani ? Apakah tertib berlalu lintas tidak penting dalam berakhlak islam ? Atau soal tertib lalu lintas mesti dikeluarkan Fatwa oleh MUI ? Tapi bukankah Fatwa MUI (terutama soal rokok) banyak ditentang oleh banyak Kyai/Habib utamanya dari salah satu Ormas Islam terbesar di Indonesia ? Boleh jadi nanti malah menambah “dagelan adu argumen” antar Ulama yang membingungkan ummat yang kebanyakan awam soal Islam seperti saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya sampai dirumah, alhamdulillah, menjelang bedug maghrib. Anak saya yang belum genap 5 tahun laporan, kakinya berdarah (sedikit) karena “tertabrak mobil” (maksudnya mobil-mobilan yang dikendalikan remote control) saat bermain lari-larian di jalan di depan rumah (maklum diperkampungan tidak disediakan lahan fasilitas umum oleh pihak kelurahan alias pemerintah). Saya tersenyum, ingat Beliau berbaju muslim di jalan raya saat perjalanan pulang tadi. Cuma anak saya belum genap 5 tahun, jadi ia tidak bisa disalahkan bermain seasyiknya di jalan umum perkampungan dengan teman-teman sebayanya. Kalaupun mau disalahkan ya saya, yang belum mampu memberikan tempat bermain yang layak untuk dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang tidur, seperti biasa saya biasakan membaca selembar-dualembar dari buku-buku tentang islam dari  koleksi saya yang belum mencapai 30 buah buku. Malam itu yang saya baca karangan Prof. Dr. M. Quraish Shihab yang berjudul “DIA Dimana-mana – Tangan Tuhan Dibalik Setiap Fenomena”. Beliau adalah Ulama favourite saya. Dalam bukunya beliau berkata, bahwa kita bisa menarik i’tibar, contoh bermanfaat dan penuh makna, meski dari hal sepele sekalipun. Begitu yang beliau nukil dari Al Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau tuliskan bagaimana Sang Timur Lank si cucu Jengis Khan yang berhasil memporak-porandakan Baghdad yang saat itu sedang jaya setelah terinspirasi melihat semut yang sanggup mengangkat beban yang jauh lebih besar dari tubuhnya. Lalu Issac Newton yang menemukan teori gravitasi hanya dari memperhatikan secara seksama buah apel yang jatuh ke bawah. Juga archimedes yang berhasil menemukan teori berat jenis suatu benda saat ia berenang dan melihat para perenang, sehingga mampu menjawab mana emas asli dan mana yang palsu yang ditanyakan Sang Raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata banyak sekali petunjuk yang ALLAH swt berikan bagi kita, hanya bisakah kita memanfaatkan petunjuk yang IA berikan tersebut kepada kita, meski petunjuk tersebut pada mulanya kita pandang sepele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berhubung hari sudah hampir tengah malam, mata sudah mulai mengantuk berat, maka buku Sang Profesor Tafsir Al Qur’an yang Beliau adalah Asset Besar dan Baik yang dimiliki Muslim Indonesia itupun saya tutup, setelah berdoa dan beristighfar “secukupnya” maka saya pun merebahkan kepala ke bantal, lalu ALLAH swt mematikan sementara saya, mati kecil, alias tidur pulas.&lt;br /&gt;Subhana ALLAH Al Adzim wa Al ‘Alim.&lt;br /&gt;#Bang ARIN Fadilah#&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-7463558691482078480?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/7463558691482078480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=7463558691482078480&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/7463558691482078480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/7463558691482078480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/02/siapa-teladansiapa-merenungsiapa-peduli.html' title='Siapa Teladan......Siapa Merenung......Siapa Peduli ?!'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-8204151199468103099</id><published>2009-02-10T09:19:00.005+07:00</published><updated>2009-02-10T09:50:21.223+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 15'/><title type='text'>PERILAKU DURHAKA ORANG TUA &amp; SUAMI</title><content type='html'>Kita tentunya sering, utamanya dari ceramah dan majlis ta’lim, mendengar tentang perilaku atau tanda atau ciri dari perilaku durhaka anak kepada orang tua dan perilaku durhaka isteri kepada suaminya.&lt;br /&gt;Tapi tahukah kita, bahwa sebagai ayah dan suami, kita diamanatkan dan diperintahkan oleh ALLAH swt untuk bersikap baik terhadap anak dan isteri kita ?&lt;br /&gt;Tahukan kita bahwa perintah tersebut banyak tersebar dalam ayat Al Qur’an maupun Hadits ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun ciri perilaku Durhaka Suami Kepada Isteri dan Perilaku Durhaka Orang Tua Kepada Anak diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A&gt; Perilaku Durhaka Suami Kepada Isteri&lt;br /&gt;  1. Tidak melunasi mahar (mas kawin) kepada isteri&lt;br /&gt;  2. Menelantarkan belanja isteri&lt;br /&gt;  3. Mengabaikan kebutuhan seksual isteri&lt;br /&gt;  4. Menyenggamai isteri lewat duburnya&lt;br /&gt;  5. Memeras isteri baik fisik maupun mental&lt;br /&gt;  6. Menyebarkan rahasia hubungan sengan isteri kepada khalayak umum&lt;br /&gt;  7. Menyenggamai isteri saat ia haid&lt;br /&gt;  8. Mengganggu ketenangan isteri karena pulang larut malam&lt;br /&gt;  9. Memperlakukan isteri dengan kasar&lt;br /&gt;  10.Menyenangkan isteri dengan melanggar tuntunan agama&lt;br /&gt;  11.Membawa isteri ke pemandian umum&lt;br /&gt;  12.Menempatkan isteri serumah dengan iparnya&lt;br /&gt;  13.Menzihar isteri&lt;br /&gt;  14.Menceraikan isteri dengan semena-mena&lt;br /&gt;  15.Tidak berlaku adil (dalam hal materi, perasaan, dan perhatian) jika memiliki isteri lebih dari satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B&gt; Perilaku Durhaka Orang Tua Kepada Anak&lt;br /&gt;  1. Menafkahi anak dengan harta dari hasil haram&lt;br /&gt;  2. Mengajak atau membiarkan anak menuju kemusyrikan&lt;br /&gt;  3. Merintangi anak untuk menjalankan agama secara benar&lt;br /&gt;  4. Menelantarkan nafkah anak&lt;br /&gt;  5. Menelantarkan pendidikan anak&lt;br /&gt;  6. Menempatkan anak di lingkungan yang rusak&lt;br /&gt;  7. Memaksa anak menikah dengan seseorang yang tidak disukainya&lt;br /&gt;  8. Merintangi anak menikan dengan calon yang seiman dan baik&lt;br /&gt;  9. Menyerahkan asuhan dan pendidikan anak pada non muslim&lt;br /&gt;  10.Membiasakan atau mencontohkan perilaku boros dan pamer&lt;br /&gt;  11.Memberi nama yang buruk&lt;br /&gt;  12.Membunuh anak, termasuk dalam hal ini aborsi&lt;br /&gt;  13.Melahirkan anak diluar pernikahan&lt;br /&gt;  14.Membebani anak dengan tugas diluar kemampuan dan usianya&lt;br /&gt;  15.Tidak berlaku adil (dalam hal materi, perasaan, dan perhatian)jika memiliki anak lebih dari satu, mulai dari kandungan (selamatan 4 bulanan &amp; 7 bulanan) hingga mereka telah menikah dan memiliki anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada hal-hal diatas yang telah terlanjur dan atau masih kita kerjakan, pintu rahmat dan maghfirah ALLAH swt selalu terbuka lebar bagi kita untuk memperbaiki diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sebagian dari yang saya dapat di buku karangan Ustadz Drs. M. Thalib yang diterbitkan oleh Irsyad Baitus Salam dan Kaffah Media, dengan judul mirip seperti diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat bagi saya terutama dan pembaca lainnya. Amin.&lt;br /&gt;#Bang ARIN Fadilah#&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-8204151199468103099?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/8204151199468103099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=8204151199468103099&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/8204151199468103099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/8204151199468103099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/02/perilaku-durhaka-orang-tua-suami.html' title='PERILAKU DURHAKA ORANG TUA &amp; SUAMI'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-5382436640317201064</id><published>2009-02-09T15:13:00.003+07:00</published><updated>2009-02-10T17:01:13.078+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 14'/><title type='text'>INTERMEZZO (baca : pengumuman)</title><content type='html'>Assalamu’alaikum Wr Wb&lt;br /&gt;Kepada Sahabat Pengunjung Blog Saya semuanya,&lt;br /&gt;Mulai Edisi Iqro 15 Mendatang, Insya ALLAH,&lt;br /&gt;Demi lebih mencirikan sebagai “Muslim Indonesia”,&lt;br /&gt;Maka saya akan mengubah Nama di Postingan Saya,&lt;br /&gt;Dari : Abu Rafa Ibnu Nasuki&lt;br /&gt;Menjadi : Bang ARIN Fadilah&lt;br /&gt;yang mana...&lt;br /&gt;Bang adalah kata ganti untuk cowok dari bahasa Melayu&lt;br /&gt;ARIN adalah kependekan dari Abu Rafa Ibnu Nasuki,&lt;br /&gt;Fadilah adalah nama asli dari ORTU, depannya pakai Ahmad.&lt;br /&gt;Demikian, terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-5382436640317201064?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/5382436640317201064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=5382436640317201064&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/5382436640317201064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/5382436640317201064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/02/intermezzo-baca-pengumuman.html' title='INTERMEZZO (baca : pengumuman)'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-2425559988388890559</id><published>2009-02-09T08:48:00.003+07:00</published><updated>2009-09-01T15:24:25.315+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 13'/><title type='text'>Pohon Terlarang  (Di Surga &amp; Di Bumi)</title><content type='html'>Dalam Al Qur’an diuraikan bahwa Nabi Adam as dan pasangannya dipersilahkan tinggal di surga dan menikmati segalanya. Tetapi mereka dilarang mendekati sebuah “Pohon Terlarang” apalagi memakan buahnya. Tidak jelas pohon apa itu. ALLAH swt pun tidak menjelaskannya secara detail kepada kita, mungkin karena terjadi dimasa yang sangat lampau, sehingga tidak dianggap penting bahkan tidak ada gunanya untuk kita ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih penting untuk kita ketahui adalah Pohon Terlarang yang ada di permukaan bumi, tempat dimana kita hidup kini. Diantara sekian banyak pohon terlarang, ada yang telah diketahui bahayanya dan telah disepakati sebagai benar-benar Pohon Terlarang (di-Fatwa Haram-kan), yaitu diantaranya pohon ganja, candu, opium, mariyuana, da sejenisnya. Penggunaannya hanya dibolehkan saat keadaan darurat dan hanya oleh pihak yang punya kewenangan akan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga Pohon Terlarang lainnya di bumi, tetapi masih banyak yang menganggapnya tidak terlarang, bahkan mengkampanyekan penggunaannya dan menggunakannya secara terang-terangan seakan-akan efek pohon terlarang itu tidak berbahaya. Pohon Terlarang yang dimaksud adalah Pohon Tobacco alias tembakau yang diolah menjadi Rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama pada abad 16 Masehi, saat tembakau/rokok mulai dipopulerkan, karena masih sangat terbatas pengetahuannya mengenai dampak buruk merokok, akhirnya hanya menggolongkannya sebagai sesuatu yang mubah, artinya boleh dikerjakan boleh ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama pada abad 18 Masehi, dengan semakin banyak mengetahui efek negatif tembakau (rokok) maka akhirnya banyak yang menggolongkannya sebagai sesuatu yang makruh, artinya boleh dikerjakan tetapi lebih baik ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama abad 20 Masehi, setelah mengetahui banyak sekali dampak negatif dari tembakau (rokok) maka akhirnya banyak yang menggolongkannya sebagai Pohon Terlarang (Fatwa Haram) untuk dikonsumsi. Diantaranya adalah Syech Mahmud Syaltut, pemimpin tertinggi Al Azhar tahun 1960an Masehi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini di abad 21 Masehi, para ulama kontemporer, termasuk diantaranya Pemimpin Tertinggi Al Azhar dan Mufti Mesir, Mufti Saudi Arabia, Majelis Ulama Malaysia, dan Majelis Ulama Singapura, telah menggolongkan Tembakau/Rokok sebagai Pohon Terlarang (Fatwa Haram) untuk dikonsumsi. Dan Majelis Ulama Indonesia pada 26 Januari 2009 (meski masih setengah hati dan terbatas) telah mem-Fatwa Haram-kan rokok, walaupun oleh tidak sedikit Kyai/Habib (utamanya dari Ormas Islam tertentu di Jawa Tengah dan Jawa Timur) yang sudah “kadung ketagihan racun (asap&amp;fulus) rokok” fatwa tersebut masih ditentang dan “ditawar” supaya tetap berstatus makruh saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga Kyai/Habib yang “merengek” agar tembakau/rokok tidak dimasukkan sebagai Pohon Terlarang, dengan alasan takut warga kabupaten penghasil rokok tersebut akan kehilangan rizki. Mereka seperti lupa bahwa ALLAH swt menebar banyak sekali macam rizki bagi seluruh makhluk-NYA dibumi, terlebih bagi manusia yang diberi akal berlapis (ulul albab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ada pro dan kontra mengenai fatwa haram rokok secara terbatas oleh MUI, yang pasti sejak dahulu hingga kini, sebagai suatu produk pabrikan (industri besar atau industri rumahan), tidak ada satu merk rokok pun yang telah ber-label HALAL diseluruh negara di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana sikap kita terhadap tembakau/rokok ? Semua kembali pada pilihan masing-masing dengan segala konsekuensinya, dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disadur - dengan beberapa penambahan- dari buku “DIA Di Mana-Mana” karya Prof. Dr. M. Quraish Shihab, diterbitkan Lentera Hati, Tahun 1428H Cetakan Ke-V)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Abu Rafa Ibnu Nasuki – Mantan Perokok Era 1986 sd 2000 Masehi#&lt;br /&gt;Lihat juga Postingan Lama Saya Yang Berjudul  : “Persetan Fatwa Merokok”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-2425559988388890559?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/2425559988388890559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=2425559988388890559&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/2425559988388890559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/2425559988388890559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/02/pohon-terlarang-di-surga-di-bumi.html' title='Pohon Terlarang  (Di Surga &amp; Di Bumi)'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-5627026939166632663</id><published>2009-02-02T09:53:00.003+07:00</published><updated>2009-02-23T11:03:24.130+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 12'/><title type='text'>Kezholiman  Israel, Kezholiman Arab, Kezholiman Kita</title><content type='html'>Diakhir tahun 1429 H / 2008 M, dunia disuguhi “tontonan mengerikan” di sekitar Kota Gaza. Pembombardiran Militer Israel yang ditujukan kepada Militer Hamas, mengakibatkan jatuhnya korban jiwa warga sipil Palestina dan kehancuran bangunan, sarana , dan prasarana umum warga Palestina, ini adalah suatu kezholiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu roket-roket Militer Hamas diluncurkan, yang ditujukan kepada Militer Israel, mengakibatkan korban jiwa warga sipil Israel dan kehancuran bangunan, sarana, dan prasarana umum warga Israel, ini juga adalah suatu kezholiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap kebencian dan dendam Bangsa Israel kepada Bangsa Arab, serta sikap kebencian dan dendam Bangsa Arab kepada Bangsa Israel, padahal mereka adalah sama-sama keturunan Nabi Ibrahim as, sama-sama keturunan Nabi Adam as, dan sama-sama manusia yang telah memperoleh Kitab Suci dari Tuhan yang sama, adalah suatu kezholiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kezholiman Ummat Islam di Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan etnis, termasuk Para Kyai, Habib, Guru, serta Orang Awam diantaranya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gemar merokok sesuka hati, disembarang tempat, di areal fasilitas umum, dikendaraan umum, di areal masjid, di areal tempat pendidikan dan majlis ta’lim, bahkan didekat isteri dan anak kandungnya sendiri.&lt;br /&gt;- Masing-masing suku atau etnis merasa sebagai kelompok manusia yang lebih baik dari yang lainnya, yang merasa ningrat merasa lebih mulia dari yang bukan ningrat.&lt;br /&gt;- Mengaku muslim tetapi masih rajin melakukan Gelar Budaya yang mengarah ke perbuatan syirik (menyekutukan ALLAH swt), seperti sedekah laut, sedekah bumi, ruwatan, peringatan syuro kejawenan, menyimpan jimat dan benda pusaka keramat, berkolaborasi dengan bangsa jin agar bisa sakti, kebal, dan menjadi ahli pengobatan.&lt;br /&gt;- Kebiasaan membuang sampah (termasuk abu dan puntung rokok) disembarang tempat.&lt;br /&gt;- Budaya korupsi dan suap dilakukan dari kalangan masyarak kecil hingga pejabat tinggi negara, termasuk yang telah “bergelar haji” sekalipun.&lt;br /&gt;- Setiap tahun jamaah haji membludak tapi sepanjang tahun banyak bayi, balita, dan kaum duafa meninggal dunia akibat kekurangan gizi (gizi buruk) dan tidak mampu berobat.&lt;br /&gt;- Enggan, berat hati, bahkan tidak mau mengeluarkan shodaqoh (zakat, infak, sumbangan), tetapi rajin shoping di mall, makan di western fast food restaurant, dan nonton di bioskop.&lt;br /&gt;- Melakukan pengrusakan terhadap tempat ibadah ummat non muslim bahkan sesama muslim yang berbeda aliran pemahaman, dan bukannya mereka dibimbing dengan sabar agar keluar dari kekeliruannya.&lt;br /&gt;- Belum bisa membedakan antara Ideologi Pan Arabisme dengan Ideologi Rahmatan Lil Alamin Dalam Islam yang diajarkan Rosulullah Muhammad saw.&lt;br /&gt;- Belum bisa membedakan antara Jihad melawan ideologi yahudi dengan Perang melawan manusia yahudi (bangsa israel).&lt;br /&gt;- Tidak menjadikan Al Qur’an sebagai Rujukan Pertama &amp; Utama untuk menyelesaikan dan mencari tuntunan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup dan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, Filosofi Menunjuk adalah, jika kita menunjuk orang lain berbuat zholim, maka ada tiga jari yang “menyuruh” kita untuk introspeksi atas segala perbuatan yang pernah, sedang, dan akan kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, tolonglah kami untuk bisa terbebas dari kezholiman-kezholiman seperti diatas, agar kami bisa menikmati Surga-MU di dunia dan di akhirat.&lt;br /&gt;Amin Ya Robbal ‘Aalamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Abu Rafa Ibnu Nasuki#&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-5627026939166632663?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/5627026939166632663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=5627026939166632663&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/5627026939166632663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/5627026939166632663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/02/kezholiman-israel-kezholiman-arab-dan.html' title='Kezholiman  Israel, Kezholiman Arab, Kezholiman Kita'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-3330238844004504706</id><published>2009-01-29T12:43:00.005+07:00</published><updated>2009-01-30T08:36:52.752+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 11'/><title type='text'>Baitul Maqdis  Bukan  Masjid Al Aqso</title><content type='html'>Kebanyakan Ummat Islam hingga kini (Tahun 1430 Hijriah / 2009 Masehi) masih menganggap Mesjid Sulaiman (Solomon Temple) atau sering disebut Baitul Maqdis, yang ada di Yerusalem (wilayah yg diperebutkan Arab dan Israel) sebagai Masjid AL Aqso yang termaktub dalam QS 17 ayat 1.&lt;br /&gt;Padahal jika Masjid Al Aqso, yang berarti “Mesjid Yang Jauh” seperti tercantum pada ayat diatas, dianggap sebagai Baitul Maqdis yang di Palestina, maka ini akan kontradiktif (bertentangan) dengan QS 30 ayat 2 – 3, dimana dikatakan pada ayat tersebut bahwa Palestina adalah “Negeri Yang Dekat”. Dan jika dikondisikan dengan masa kini (ingat, Al Qur’an berlaku sepanjang zaman) maka istilah masjid yang jauh untuk Baitul Maqdis menjadi tidak relevan lagi, karena banyak mesjid yang berjarak lebih jauh dari Masjid Al Harom dibanding Baitul Maqdis, misal Masjid Istiqlal di Jakarta. Dan tidak mungkin di dalam Al Qur’an ada kontradiktif antar ayat-ayat-NYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi jika melihat sejarah saat Nabi Muhammad saw masih hidup, Masjid Sulaiman (Baitul Maqdis) saat itu berstatus Gereja Nasrani yang digunakan oleh masyarakat Israel &amp; Arab disekitarnya untuk ritual keagamaannya. Dan tidak mungkin Nabi akan berkiblat ke Baitul Maqdis jika kondisinya seperti itu, apalagi untuk di-Isra’kan kesana. Tidak mungkin. Dan hal ini ditegaskan dalam QS 2 ayat 145 bahwa Nabi Muhammad saw tidak pernah berkiblat pada kiblat agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saat sebelum Nabi Muhammad saw berkiblat ke arah Ka’bah (yang saat itu dipenuhi patung sesembahan musyrikin Arab) di Mekkah, Beliau berkiblat ke arah Kutub Utara, yang jika ditarik garis lurus seakan melewati wilayah sekitar Baitul Maqdis. Baginda Nabi saw telah mengetahui bahwa Wilayah Mekkah dulunya (sebelum Banjir Noah as) adalah Kutub Utara (sebelum dipindahkan ALLAH swt saat banjir besar tersebut ke Kutub Utara Sekarang &lt;lihat QS At Tiin&gt;).&lt;br /&gt;Ingat, saat itu belum ada manusia yang menyadari bahwa bumi bulat, manusia saat itu hingga ratusan tahun kemudian, masih menganggap bumi datar dan menjadi pusat tata surya.&lt;br /&gt;Tapi Muhammad saw yang telah di-isra-kan oleh ALLAH swt telah diberikan ilmu mengenai susunan tata surya dan diberi ilham mengenai sejarah bumi dahulunya. Ini bisa dilihat pada QS 53 ayat 18 dan QS 2 ayat 144, sehingga ALLAH swt mengembalikan Kiblat bagi Muhammad saw dan Ummatnya ke Ka’bah di Mekkah, mengabulkan do’a Sang Nabi saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian diatas, bisa ditegaskan bahwa wilayah Baitul Maqdis (Solomon Temple) di Yerusalem bukanlah kota suci bagi ummat islam. Dan Masjid Al Aqso yang sebenarnya, yang dimaksud sebagaimana yang tertera dalam QS 17 ayat 1, ada di Sidratul Muntaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Ardul Muqodas di sekitar Yerusalem adalah Kota Suci bagi Bangsa Israel, semenjak zaman Nabi Ya’kub as, Yusuf as, Daud as, dan mencapai puncak kejayaannya pada masa Nabi Sulaiman as (King Solomon), yang salah satu peninggalan bersejarahnya adalah Baitul Maqdis (Solomon Temple). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan cukuplah “Makkah Al Mukarromah” sebagai satu-satunya tempat suci bagi Ummat Islam pengikut Rosulullah Muhammad saw, sebagaimana ALLAH swt telah memuliakan kota itu sebagai “Balad Al Amin = Negeri Yang Aman”, dimana semua Ummat Islam berkiblat ke sana (Ka’bah), saat sholat, towwaf, dan ibadah ritual lainnya. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disadur dari buku “Al Qur’an Dasar Tanya Jawab Ilmiah” karya Nazwar Syamsu, diterbitkan oleh Ghalia Indonesia, Tahun 1396 Hijriah).&lt;br /&gt;#Abu Rafa Ibnu Nasuki#&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-3330238844004504706?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/3330238844004504706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=3330238844004504706&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3330238844004504706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3330238844004504706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/01/baitul-maqdis-bukan-masjid-al-aqso.html' title='Baitul Maqdis  Bukan  Masjid Al Aqso'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-4122035490204239140</id><published>2009-01-15T15:03:00.017+07:00</published><updated>2009-01-28T15:56:13.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 10'/><title type='text'>Israel vs Arab = Konflik Dua Bersaudara Se-Ayah Beda Ibu</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;......&lt;br /&gt;   No more presidents&lt;br /&gt;   And all the wars will end&lt;br /&gt;   One united world&lt;br /&gt;   Under GOD&lt;br /&gt;   ("When The Children Cry"   by   White Lion)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah terbesar yang “melapisi pikiran” dari (kebanyakan) Bangsa Arab adalah mereka seperti terhenti pada sekedar meng-IMAN-i nabi Muhammad saw, Nabi Ismail as, dan Nabi Ibrahim as. Sementara bagi (kebanyakan) Bangsa Israel masalah terbesarnya adalah mereka seperti terhenti pada sekedar meng-IMAN-i Nabi Musa as, Nabi Daud as, Nabi Sulaiman as, dan Nabi Yakub as.&lt;br /&gt;Kebanyakan dari kedua Suku Bangsa itu lupa bahwa mereka adalah sama-sama ber-BAPAK MOYANG Nabi Ibrahim as.&lt;br /&gt;Sedang masalah keyakinan beragama, ingat : La Ikroha Fid Dien (tidak ada paksaan dalam memilih dan memeluk suatu agama), karena itu JELAS dinyatakan ALLAH swt dalam Al Qur’an. Dan atas resiko pilihan diatas dan konsekwensi serta konsistensinya hanya akan berbuah (reward) SURGA atau NERAKA.&lt;br /&gt;Dalam sejarahnya, Bangsa Arab dan Bangsa Israil (kecuali Para Nabi dan Orang Sholih dari kedua Suku Bangsa Tesebut, yang setia berpegang teguh pada ajaran kitab suci) saling bergantian untuk saling menindas dan menzolimi (atas dasar politik). Dan musuh-musuh para Nabi juga banyak yang datang dari kedua suku bangsa tersebut (silahkan baca sejarah Para Nabi, setidaknya setelah periode Banjir Noah atau mulai periode Nabi Ibrahim as).&lt;br /&gt;Satu hal yang pasti, bom-bom israel ataupun roket-roket hamas, kesemuanya menyisakan penderitaan bagi anak-anak bangsa Arab dan Israel, mereka adalah korban yang benar-benar tak berdosa atas ke-tidak rukun-an dan ke-tidak rendah hati-an para orang tua mereka.&lt;br /&gt;Jadi sebelum ber-aksi atau ber-reaksi atas masalah Konflik Israel dengan Palestina/Lebanon/Mesir, ingat kembali perintah PERTAMA &amp; UTAMA dari ALLAH swt kepada seluruh manusia sebelum Rukun Islam dan Rukun Iman yaitu : IQRO, yang maknanya baca, telaah, analisa, pahami, renungkan atas ayat-ayat ALLAH swt dalam Al Qur’an dan semesta raya, bahkan pada diri kita sendiri.&lt;br /&gt;Jangan sampai, dengan keras dan lantang kita mengecam Israel (Yahudi) secara generalisir, tetapi kelakuan kita sehari-hari tidak lebih baik dari yang kita kecam tersebut, misalnya sholat lalai, zakat pelit, tadarus Qur'an jarang, bersikap sopan sulit, berpakaian sesuai syariat emoh, hobby makan di restoran fast food mereka, hubungan bertetangga napsi-napsi, dan berbisnis dengan jujur serta adil cuma prioritas ketigabelas.&lt;br /&gt;Marilah kita belajar hidup sesuai tuntunan Rosulullah Muhammad saw yang merupakan Al Qur'an Berjalan, baik kepada diri sendiri, dalam keluarga, lingkup bekerja, bahkan terhadap musuh Islam sekalipun.&lt;br /&gt;(Pragraf terakhir ini terkait juga dengan postingan saya yg berjudul "Dikotomi Menyesatkan Jilid 1 : ILMU").&lt;br /&gt;#Abu Rafa Ibnu Nasuki#&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-4122035490204239140?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/4122035490204239140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=4122035490204239140&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4122035490204239140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4122035490204239140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2009/01/israel-vs-arab-konflik-dua-bersaudara.html' title='Israel vs Arab = Konflik Dua Bersaudara Se-Ayah Beda Ibu'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-842868111155273748</id><published>2008-12-26T13:30:00.005+07:00</published><updated>2008-12-31T10:52:14.104+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 9'/><title type='text'>Selamat Tahun Baru.....Lagi.</title><content type='html'>Dalam hitungan waktu yang tidak berapa lama lagi kita akan segera meninggalkan Tahun 2008 Masehi menuju Tahun Baru 2009 Masehi, jika Tuhan masih memberi kita pinjaman umur tentunya. Dan itu berarti kita harus menilai dan menghitung target-target apa yang telah dicapai ditahun 2008 dan target-target apa yang masih harus diraih bahkan ditambah untuk tahun 2009.&lt;br /&gt;Bagi yang “gemar berpesta” tentunya telah mempersiapkan acara dan pesta apa yang akan digelar dimalam pergantian tahun tersebut.&lt;br /&gt;Sementara itu ada sedikit kelompok ataupun pribadi yang akan mengisi malam pergantian tahun tersebut dengan berzikir dan bertafakur seraya bermuhasabah di tempat-tempat ibadah masing-masing.&lt;br /&gt;Namun yang pasti, pergantian tahun dari 2008 ke 2009 adalah sama dengan pergantian hari dari Ahad ke Senin, lalu ke Selasa, hingga Sabtu dan seterusnya berputar kembali. Dan yang pasti, jatah pinjaman umur kita akan semakin terkurangi. Dan juga yang pasti, ditangan kita sendiri pula apakah kebaikan ataukah kesalahan yang akan kita perbanyak dimasa depan. Sementara sang waktu akan terus berganti hingga saat pergantian abadi tiba.&lt;br /&gt;Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharrom 1430 Hijriah&lt;br /&gt;Selamat Tahun Baru ...... 1 Januari 2009 Masehi&lt;br /&gt;Semoga ALLAH swt Meridhoi Kita Untuk Hidup Lebih Baik Dari Sebelumnya.&lt;br /&gt;*Abu Rafa Ibnu Nasuki*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-842868111155273748?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/842868111155273748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=842868111155273748&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/842868111155273748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/842868111155273748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2008/12/selamat-tahun-barulagi_26.html' title='Selamat Tahun Baru.....Lagi.'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-3524220652946076618</id><published>2008-12-09T15:55:00.007+07:00</published><updated>2008-12-31T10:54:59.675+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 8'/><title type='text'>Dikotomi Menyesatkan Jilid 1 : ILMU</title><content type='html'>Anda pernah mendengar ceramah kyai/ustadz/ulama/habib yang berbicara pentingnya untuk belajar ILMU AGAMA ? Kalau saya sering sekali, bahkan sedari saya SD. Lantas, apa saja yang oleh ustadz tersebut dianggap ilmu agama ? Jawabannya pasti ilmu fiqih, ilmu tajwid, ilmu qiroah, ilmu nahwu syorof, dan segala yang menyangkut ibadah ritual atau akhirat.&lt;br /&gt;Lantas bagaimana dengan fisika, biologi, matematika, farmasi, atau tata negara ? Yang sering kita dengar maka para ustadz akan menyebut ilmu-ilmu tersebut sebagai ILMU UMUM, itu artinya tidak termasuk ilmu agama.&lt;br /&gt;Inilah kesalahan besar, membuat dikotomi ilmu menjadi Ilmu Agama dan Ilmu Umum. Akibat kesalahan pola pikir dan lalu disampaikan ke ummat, maka jadilah ummat islam tertinggal jauh, jauh sekali dalam hampir segala bidang kehidupan.&lt;br /&gt;Para ustadz/kyai/ulama yang membuat dikotomi ilmu (atau memahami ilmu sebagai dikotomi) itu pasti rajin membaca Al Qur’an, dan banyak yang mengerti terjemahnya. Cuma herannya mereka seperti tidak pernah tahu, bahwa ALLAH melalui Al Qur’an banyak menjelaskan fenomena keilmuan termasuk soal fisika, matematika, biologi, pemerintahan, sosial, dan lain sebagainya. Bukankah itu artinya bahwa ilmu-ilmu yang selama ini dianggap sebagi ilmu umum sebenarnya juga adalah ilmu agama ? Menjadi satu kesatuan ? Tanpa Dikotomi ?&lt;br /&gt;Bayangkan, jika banyak ummat islam yang pandai matematika, biologi, fisika, kimia, sosiologi, dan lain sebagainya, maka pesawat terbang, satelite, pesawat antariksa, mesin-mesin pertanian, obat-obatan, alat-alat kesehatan, hingga persenjataan mutakhir serta media informasi dan komunikasi akan banyak dihasilkan oleh umat islam. Dan itu akan punya kontribusi besar bagi ibadah-ibadah ritual ummat islam.&lt;br /&gt;Bukankah untuk berhaji dengan nyaman, kita butuh pesawat terbang, kapal laut, dan mobil untuk alat transportasinya ?&lt;br /&gt;Bukankah televisi, radio, dan telepon  serta media internet sangat besar perannya dalam menyebarkan informasi mengenai ajaran islam ?&lt;br /&gt;Bukankah alat-alat pertanian dan alat-alat kedokteran modern besar pengaruhnya bagi perbaikan kondisi kehidupan ummat islam ?&lt;br /&gt;Bukankah jika mengusai persenjataan dan kendaraan tempur maka ummat islam akan dihormati dan dihargai oleh ummat-ummat lainnya ?&lt;br /&gt;Sayang, segala tehnologi diatas tidak dikuasai umat islam, akibat para ustadz/kyai/ulama hanya menggiring umat untuk kehidupan akhirat saja, dan tidak merasa penting akan kebaikan hidup dunia. Dan akibatnya seperti sekarang ini, ummat islam meskipun besar jumlahnya namun sedikit kontribusinya bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi manusia.&lt;br /&gt;Umat islam hanya sebagai pengguna saja, pengguna pesawat terbang, pengguna jasa satelit, pengguna telepon seluler, pengguna televisi dan radio, pengguna mobil dan motor, pengguna mesin-mesin kedokteran, hanya sebatas pengguna.&lt;br /&gt;Jika Rosulullah Muhammad saw masih hidup, tentu Beliau akan “sedih” melihat “ketidakmampuan” ummatnya kini. Mereka seperti “hanya” sibuk bertentangan masalah penentuan tanggal 1 Romadhon dan 1 Syawal, masalah doa qunut, masalah hukum tahlilan, masalah cukur kumis pelihara jenggot, masalah tambah isteri, masalah jumlah rakaat tarawih, masalah  berbaju gamis atau baju koko dengan celana gantung diatas mata kaki, dan masalah remeh temeh lainnya.&lt;br /&gt;Sampai kapan Para ustadz/kyai/ulama/habib menyadari bahwa kebaikan (kesuksesan) hidup di dunia akan memudahkan kita memperoleh kebaikan (kesuksesan) hidup di akhirat ?&lt;br /&gt;Sampai kapan Dikotomi Menyesatkan tantang ilmu ini akan dipertahankan ?&lt;br /&gt;*Abu Rafa Ibnu Nasuki*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-3524220652946076618?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/3524220652946076618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=3524220652946076618&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3524220652946076618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3524220652946076618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2008/12/selamat-tahun-barulagi.html' title='Dikotomi Menyesatkan Jilid 1 : ILMU'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-8255021138023916567</id><published>2008-12-09T15:54:00.009+07:00</published><updated>2009-01-28T09:41:43.524+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 7'/><title type='text'>"Persetan Fatwa Merokok ?!"</title><content type='html'>Jujur, saya adalah mantan perokok yang telah berhenti total sejak tahun 2000. Berhenti dengan alasan sudah bosan mencicipi rokok sejak tahun 1986. Dan selama 14 tahun merokok pasti tidak sedikit asap beracun rokok telah memenuhi rongga paru-paru saya, demi suatu alasan pertemanan dan gagah-gagahan.&lt;br /&gt;Sekarang soal merokok menjadi heboh di Indonesia, lantaran rencana Majlis Ulama Indonesia untuk Membuat Fatwa Haram Merokok, banyak ditentang keras (-lucunya-) oleh banyak kyai/ulama/ustadz/Habib yang mungkin sebagian besarnya sudah kadung ketergantungan merokok, dan mungkin banyak diantara para ustadz/kyai/habib sudah terbiasa asyik merokok, bahkan di lingkungan masjid dan majlis taklim. &lt;br /&gt;Saya pikir, pesan peringatan pemerintah tentang bahaya merokok, harusnya bisa menjadi bahan pemikiran oleh kita, mengapa pesan peringatan itu wajib dicantumkan dalam setiap kemasan rokok. Pasti ada alasan rasional dan ilmiah.&lt;br /&gt;Bayangkan, jika dari 220 juta penduduk Indonesia ada 1 juta perokok yang sehari menghabiskan Rp 4000,- utk merokok berarti dalam sehari berjumlah Rp 4 Milyar. Dalam sebulan menjadi Rp 120 Milyar, dan setahun Rp 1.440.000.000.000,- (Satu trilyun empat ratus empat puluh milyar Rupiah). Angka yang sangat fantastis. Apalagi jika dikumulatif hingga 10 tahun, maha fantastis sekali. Andai uang sejumlah tersebut digunakan untuk Dana Sosial Pendidikan dan Kesehatan, dan bukan untuk membuat 2 orang produsen rokok menjadi Top 5 Besar Orang Terkaya di Indonesia.&lt;br /&gt;Lagi pula, selama 14 jam sejak imsak hingga maghrib dibulan romadhon para kyai/habib dan ummat islam di Indonesia yang perokok nyatanya tetap bisa hidup, bekerja, dan menjalin pertemanan tanpa harus bergantung pada efek merokok.&lt;br /&gt;Bukankah selain syarat HALAL ada juga syarat TOYYIB yang menjadi satu kesatuan yang digariskan ALLAH swt dalam Al Qur'an ?&lt;br /&gt;Dan bukankah kita diperintahkan agar hanya bergantung pada DIA Yang Maha Kuasa ?&lt;br /&gt;*Abu Rafa Ibnu Nasuki*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-8255021138023916567?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/8255021138023916567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=8255021138023916567&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/8255021138023916567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/8255021138023916567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2008/12/mungkinkah-bikers-di-jakarta-bisa.html' title='&quot;Persetan Fatwa Merokok ?!&quot;'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-4040525744907273134</id><published>2008-12-04T14:53:00.009+07:00</published><updated>2008-12-26T13:41:54.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 6'/><title type='text'>Mungkinkah Bikers Di Jakarta Bisa Santun ?</title><content type='html'>Saya pikir, semenjak euforia penurunan rezim orde baru tahun 1998, banyak hal yang menjadi kurang terurus, entah karena mengapa. Misalkan saja soal tertib berlalu lintas, khususnya di Jakarta, khususnya lagi oleh pengendara sepeda motor.&lt;br /&gt;Rasanya “srabat-srobot” berlalu lintas oleh pengendara sepeda motor makin menakutkan. Saya sendiri menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi utama untuk bekerja dan urusan lainnya. Tapi saya sendiri sering merasa tidak nyaman dengan pengendara sepeda motor di Jakarta, yang rasanya “sangat bangga” jika bisa melanggar peraturan lalu lintas. Zig zag seenaknya, menerobos lampu merah, saling salip, knalpot bising, klakson yang beruntun jika jalan sedikit melambat, dan hobi “memakan jatah” para pejalan kaki di trotoar dan zebra cross. Jika ada pengendara sepeda motor lain yang berusaha tertib di pemberhentian lampu merah, maka yang dibelakang akan segera “melantunkan simfony” klakson yang memekakkan telinga, bahkan sering ditambah dengan hujatan kepada pengendara sepeda motor yang tertib. &lt;br /&gt;Padahal saya yakin, para pengendara sepeda motor banyak yang sudah tamat SMA/SMU. Tapi megapa kelakuan mereka semakin menjauhkan dari kesan sebagai manusia sekolahan ?&lt;br /&gt;Lalu kemana para petugas penegak disiplin berlalu lintas di Jakarta ?&lt;br /&gt;Apakah ini juga kesalahan para kyai/rohaniawan yang hanya menekankan bahwa kepatuhan hukum hanya untuk ibadah berbonus surga di akhirat saja, sementara hukum negara tidak masuk dalam kebaikan beragama ?&lt;br /&gt;*Abu Rafa Ibnu Nasuki*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-4040525744907273134?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/4040525744907273134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=4040525744907273134&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4040525744907273134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/4040525744907273134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2008/12/selamat-tahun-baru-lagi_04.html' title='Mungkinkah Bikers Di Jakarta Bisa Santun ?'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-3097808292299443003</id><published>2008-12-04T14:52:00.000+07:00</published><updated>2008-12-04T14:53:35.405+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 5'/><title type='text'>Rasialis Itu Primata ?!</title><content type='html'>Untuk pertama kalinya, seorang non bule alias campuran negro, bisa terpilih menjadi presiden negara amerika serikat yang sangat mengagungkan demokrasi dan sebagian besar penduduknya berkulit putih. Dan sesumbar amerika bahwa mereka menjunjung demokrasi terbukti bukan isapan jempol, khususnya dalam hal ini ya Barrack Hussein Obama Jr itu.&lt;br /&gt;Sedang di Indonesia yang katanya juga negara yang menjunjung demokrasi, semoga tidak ada lagi jargon bahwa Presiden Indonesia harus Berdarah Jawa dan Wakilnya boleh dari Non Jawa. Dan Ini juga semoga berlaku bagi yang mencari pasangan hidup, menantu, karyawan, atau juga persahabatan untuk tidak lagi melihat asal usul suku/ras/etnis seseorang.&lt;br /&gt;Ingat, bahwa semua manusia bumi berasal dari satu leluhur, yakni Nabi Adam. Jika masih ada yang mempermasalahkan asal usul suku/ras/etnis, patut diragukan apakah mereka keturunan Nabi Adam. Atau jangan-jangan mereka adalah keturunan dari apa yang dikatakan oleh teori Evolusi milik Darwin cs.&lt;br /&gt;Naudzubillah.&lt;br /&gt;*Abu Rafa Ibnu Nasuki*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-3097808292299443003?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/3097808292299443003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=3097808292299443003&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3097808292299443003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3097808292299443003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2008/12/rasialis-itu-primata.html' title='Rasialis Itu Primata ?!'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-2409442993784372050</id><published>2008-12-04T14:51:00.001+07:00</published><updated>2008-12-04T14:55:14.152+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 4'/><title type='text'>ASI versus ASPI</title><content type='html'>Seingat saya, ditahun 1970an – 1980an, kaum ibu lebih banyak memberikan kepada anaknya yang masih bayi ASI (Air Susu Ibu) dari pada memberikan ASPI (Air Susu saPI).&lt;br /&gt;Seiring dengan makin banyaknya wanita yang bersekolah hingga perguruan tinggi, makin banyak pula wanita yang bekerja di kantor / perusahaan yang sebelumnya lebih didominasi kaum lelaki, utamanya di perkotaan. Dampaknya ketika para wanita karir itu menikah dan menjadi ibu, dengan alasan kesibukan karirnya, maka para ibu di tahun 2000an lebih memilih untuk memberikan Air Susu saPI (biar keren disebut Susu Formula) kepada bayi-bayi mereka dari pada memberikan ASI. Ditambah lagi gencarnya produsen susu formula yang mengiklankan produknya di TV-TV swasta yang seolah menggiring opini para ibu untuk lebih mempercayai bahwa susu formula yang dari sapi itu lebih baik dari ASI yang dari manusia, ibu para bayi.&lt;br /&gt;Pertanyaannya, mengapa ibu-ibu di tahun 2000an yang tingkat pendidikannya jauh lebih baik dibanding ibu-ibu d tahun 1970an – 1980an, lebih mengutamakan memberi Susu Formula (baca : Air Susu saPI) sebagai makanan utama bagi bayi-bayi mereka dibandingkan dengan memberi ASI yang –maaf- dari payudaranya sendiri ?&lt;br /&gt;Bukankan Tuhan dalam kitab suci menganjurkan supaya para ibu memberikan ASI kepada bayinya hingga mereka berusia 2 tahun ?&lt;br /&gt;Atau apakah dalam hal memberi ASI para ibu masa kini “lebih sayang dan peduli” kepada suami mereka dibandingkan bayi mereka ?&lt;br /&gt;*Abu Rafa Ibnu Nasuki*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-2409442993784372050?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/2409442993784372050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=2409442993784372050&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/2409442993784372050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/2409442993784372050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2008/12/asi-versus-aspi.html' title='ASI versus ASPI'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-6988288340755991747</id><published>2008-11-21T16:26:00.002+07:00</published><updated>2008-12-04T14:54:49.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 3'/><title type='text'>Sehat Mahal atau Sakit Mahal</title><content type='html'>Dalam bulan Nopember 2008, untuk mendiagnosa dan upaya menyembuhkan keluhan sakit isteri saya ketika haid, sudah 2 kali saya antar isteri ke Dokter di Rumah Sakit XYX dan 1 kali ke Laboratorium XYZ utk periksa darah dan CA125. Atas ketiga kunjungan tersebut termasuk obat yang harus ditebus, telah menghabiskan biaya tidak kurang dari Rp 1.200.000,- (satu juta dua ratus ribu rupiah).&lt;br /&gt;Dari kejadian diatas, ternyata Nikmat Sehat yang sering kita sepelekan, tidak kita syukuri, bahkan sering kita gerogoti dengan mengkonsumsi secara berlebihan seperti lemak, minyak goreng, tar &amp; nikotin pada rokok, zat warna dan pengawet  itu, ternyata harganya sangat mahal jika kita harus mengembalikannya lagi setelah kita sakit. Bahkan ada selebritis yg menghabiskan miliaran rupiah untuk mengobati sakit yang ada dikepalanya. &lt;br /&gt;Dengan kondisi biaya Rumah Sakit, Ongkos Dokter, Harga Obat, serta Sembako yang terus naik tinggi, maka solusi murah apa yang bisa kita lakukan agar tubuh tetap terjaga kesehatannya ? Padahal disekeliling kita, baik makanan pabrikan atau sekelas kaki lima, rasanya tidak akan luput dari penyedap rasa, zat warna, zat pengawet, dan pemanis buatan, sementara sayuran dan buah organik harganya makin melangit.&lt;br /&gt;*Abu Rafa Ibnu Nasuki*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-6988288340755991747?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/6988288340755991747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=6988288340755991747&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/6988288340755991747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/6988288340755991747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2008/11/sehat-mahal-atau-sakit-mahal.html' title='Sehat Mahal atau Sakit Mahal'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-3268546558425436264</id><published>2008-11-13T14:19:00.035+07:00</published><updated>2010-06-23T11:07:17.802+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 2'/><title type='text'>"Poly Gummy"</title><content type='html'>Menanggapi heboh perkawinan kesekian kali Bapak Pujiono (yang katanya memberi gelar sendiri sebagai “Syech” didepan namanya) yang dikabarkan "gemar" menikahi anak wanita dibawah umur, ada satu hal yang banyak dilupakan oleh Ummat Islam termasuk para Ulama/Kyai, yakni bahwa Nabi Muhammad saw tidak pernah berpoligami selama isteri pertamanya, Khadijah ra masih hidup. Beliau setia pada isteri pertamanya itu hingga sekitar 25 tahun sampai Khadijah Ummul Mukminin wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi setelah kematian isteri pertamanya, beberapa tahun kemudian, baru menikah lagi atas desakan para sahabat dan kerabatnya. Isteri-isteri Beliau adalah semuanya janda dan kebanyakan telah memiliki anak dari suami sebelumnya, hanya Aisyah ra saja yang Beliau nikahi ketika gadis, dengan alasan utama untuk menghindari perjodohan Aisyah dengan Lelaki Non Muslim yang saat itu masih marak terjadi. Dan pernikahan kedua serta seterusnya yang dilakukan Nabi Muhammad saw lebih karena alasan sosial, politik, dan akidah demi “menjaga dan mengembangkan” penyebaran dan pengembangan pemerintahan islami yang baru terbentuk. Semua isteri Nabi, termasuk Aisyah yg paling muda dan berwajah cantik, selalu “cemburu” kepada Almarhumah Khadijah, isteri pertama Nabi, karena begitu bangganya Nabi akan keluhuran pribadi  Khadijah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan poligami yang banyak dilakukan oleh ummat islam baik yg awam maupun yang “melek agama” saat ini, dengan sering menggunakan alasan sunnah Nabi, rasanya berdasarkan fakta yang ada, jauh sekali dengan apa yang pernah dilakukan Nabi seperti yang telah saya sebutkan diatas. Karena mereka umumnya mencari isteri kedua, ketiga, dan keempat adalah yang “masih gadis, lebih muda, lebih cantik atau alasan syahwat lainnya”. Rasanya menikahi janda-janda miskin yang memiliki anak demi alasan melindungi dan menyantuni mereka tidak ada dalam “kamus poligami” yang dijalankan oleh para pelakunya saat ini. Kalaupun ada, mungkin hanya satu diantara sejuta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula, kita masih bisa "poligami" tapi hanya dengan SATU isteri saja. Caranya dengan memilih wanita yang ingin dijadikan calon isteri yang memiliki 4 kriteria wanita sesuai 4 Nama Surah "bergender wanita" dalam Al Qur'an (sesuai jumlah maksimal yaitu 4 isteri jika memilih BERANI berpoligami) yaitu :&lt;br /&gt;- An Nisa       : asli wanita, sehat lahir batin&lt;br /&gt;- Maryam        : wanita suci dan mampu memberikan keturunan&lt;br /&gt;- Al Mumtahanah : wanita yang tahan uji baik dikala susah terlebih dikala senang&lt;br /&gt;- Al Mujadalah  : wanita yang mampu berfikir kritis konstruktif&lt;br /&gt;Maka jika kita peroleh wanita yang memiliki 4 karakter seperti diatas, pilihan untuk ber-poligami tidak akan lagi menjadi "pilihan pembenaran" berbalut sesuatu yang dikatakan "sunnah Rosul" (?). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika kita sudah "terlanjur" memiliki isteri yang BELUM memiliki 4 karakter dan atau sifat diatas, maka tugas kita-lah untuk membentuknya, pasti tentunya dengan kesabaran yang amat berat, dan itulah makanya disebut "Jihad Dalam Rumah Tangga" (JDRT - bukan cara KDRT), dan sebisa mungkin untuk tidak memilih "jalan pintas" dengan memutuskan untuk berpoligami yang tentunya memiliki Multiple Effect Risk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai usia Aisyah saat dipinang Rosulullah Muhammad saw, dalam buku “Muassasah ar Risalah” karya Al Zahabi, dikatakan bahwa, menurut Abdul Rahman ibn Abi Zannad disebutkan bahwa Aisyah ketika disunting Nabi telah berumur 17 tahun dan mulai hidup bersama dalam satu rumah dengan Nabi setelah berusia 20 tahun, dan ini adalah riwayat yang paling kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara riwayat yang menyatakan bahwa Aisyah ketika disunting Nabi masih berumur 6 atau 9 tahun ternyata didapat dari riwayat Hisyam ibn Urwah yang merupakan satu-satunya riwayat yang dikatakan Hadits yang berbicara mengenai usia Aisyah saat disunting Nabi. Periwayatan tersebut setelah Hisyam berumur diatas 71 tahun dan tinggal di Irak, yang mana dari banyak riwayat yang cukup otentik disebutkan bahwa Hasyim ibn Urwah telah mengalami penurunan daya ingat dikarenakan usia tua. Karena hadits tersebut tergolong hadits dhoif (lemah) maka oleh Imam Malik Ibn Anas (Ulama Mazhab Yang Besar) riwayat mengenai umur Aisyah saat dipinang Nabi yang bersumber dari Hisyam ibn Urwah dikategorikan “tertolak”. Artinya Aisyah tidak melakukan “Pernikahan Dini”. Dan "Syech (?) Puji" serta orang -orang yang sepemikiran dengannya yang berpendapat  boleh menikahi gadis-gadis yang umurnya masih dibawah 16 tahun, batas minimal usia wanita boleh menikah menurut Undang-Undang  Perkawinan, dapat dipastikan tidak memiliki dalil kuat dan shohih dalam Hukum Islam untuk membenarkan pendapat mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun mengenai poligami merupakan hal yang telah diizinkan oleh ALLAH swt dalam Kitab Suci dan telah dilakukan bukan saja oleh Nabi Muhammad, tetapi juga oleh Nabi Ibrahim, Nabi Daud, dan Nabi Sulaiman dimana mereka Para Nabi sebelum Muhammad saw merupakan Nabi yang di imani oleh saudara kita yang beragama kristen dan yahudi. Hanya saja, melalui bimbingan Tuhan secara langsung, mereka Para Nabi pasti dapat berbuat adil kepada isteri-isteri dan anak-anak dari isteri-isteri mereka, adil dalam hal berbagi harta dan kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagi seseorang yang memang mau dan berani untuk berpoligami dengan segala konsekuensinya, maka persiapkanlah diri dengan keteguhan dan kesungguhan untuk mengeliminir atau meminimalkan hingga titik terkecil segala nafsu hewani yang sekiranya masih membalut hasrat, pikiran, dan perilaku selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagi yang belum memenuhi syarat untuk mau dan mampu berlaku adil, tentu masih banyak jalan yang dapat dipilih untuk merealisasikan semangat untuk "berbagi harta dan kasih sayang" dengan sesama, tentunya bila memang telah ditakdirkan oleh ALLAH swt berlebih akan dua hal tersebut.&lt;br /&gt;Wallahu A'lam Bis Showab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Abu Rafa Ibnu Nasuki*&lt;br /&gt;(Seseorang Yang NETRAL Atas Pilihan Orang Lain Untuk Poligami tapi tegas MENENTANG Pilihan Orang Lain Untuk Menikahi Gadis Yang Masih Bau Kencur)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-3268546558425436264?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/3268546558425436264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=3268546558425436264&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3268546558425436264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/3268546558425436264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2008/11/poly-gummy.html' title='&quot;Poly Gummy&quot;'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5197146546320821874.post-2641787639116922597</id><published>2008-09-26T16:23:00.010+07:00</published><updated>2008-11-19T16:01:29.764+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqro 1'/><title type='text'>Tafsir Belum Final</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Sering kali kita ummat Islam mudah men-cap sesat kepada sesama muslim, hanya karena memiliki cara pandang berbeda mengenai penafsiran Al Qur'an, Al Hadits, atau suatu Ijtihad. Lebih parahnya lagi jika ketidaksetujuan atas perbedaan tersebut ditunjukkan dengan aksi kekerasan dan pemaksaan, yang pasti tidak pernah dicontohkan oleh Para Nabi &amp; Rosul Tuhan dalam menyampaikan ajaran-NYA.&lt;br /&gt;Kita sering merasa paling tahu akan sesuatu, khususnya mengenai Islam, padahal yang kita tahu baru sekedar tahu dari mendengar, membaca, atau bahkan ikut-ikutan.&lt;br /&gt;Maka, mari kita ingat pesan dan perintah pertama yang diberikan ALLAH swt kepada Nabi Muhammad saw, pengikutnya dan seluruh manusia, yaitu jika kita melihat dan atau mendengar sesuatu maka lakukan : IQRO&lt;br /&gt;yang maknanya adalah baca...tela'ah...kaji...analisa...lalu pahami, sebelum kita berucap dan bersikap atas sesuatu tersebut.&lt;br /&gt;Bukankah dalam hidup kita harus terus belajar untuk menggapai kebenaran, dan bukan terus mencari pembenaran ?&lt;br /&gt;*Abu Rafa Ibnu Nasuki*&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5197146546320821874-2641787639116922597?l=forum-iqro.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://forum-iqro.blogspot.com/feeds/2641787639116922597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5197146546320821874&amp;postID=2641787639116922597&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/2641787639116922597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5197146546320821874/posts/default/2641787639116922597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://forum-iqro.blogspot.com/2008/09/tafsir-belum-final.html' title='Tafsir Belum Final'/><author><name>Fadiel Aburafa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13963243090226502679</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vmHr6T8wyJI/TK58_6IO4II/AAAAAAAAAU0/OqN5-UCm9yQ/S220/Rafa%27s+Dad.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
